Banjarnegara (Humas) — Kreatif dan penuh semangat! Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, para Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja tampil beda. Mereka tidak hanya berdakwah di majelis taklim, tapi juga terjun ke dunia digital dengan membuat konten edukatif bernuansa santri yang inspiratif dan kekinian. (20/10/2025)
Dengan mengenakan busana santri, para penyuluh tampil di depan kamera membawakan pesan-pesan dakwah sejuk bertema “Santri Siaga Jiwa Raga”. Konten ini berisi ajakan agar generasi muda meneladani nilai-nilai santri — cinta ilmu, cinta tanah air, dan berakhlak mulia di era digital saat ini.
“Kami ingin semangat santri bisa dirasakan bukan hanya di pesantren, tapi juga di dunia maya. Dakwah harus menyesuaikan zaman, dan media digital adalah ladang baru bagi para santri modern,” ujar Hendriyanto, Penyuluh Agama Islam Mandiraja yang juga koordinator kegiatan.
Konten edukasi ini diproduksi secara kolaboratif oleh tim penyuluh dan staf KUA Mandiraja, lengkap dengan musik religi, kutipan hadis, dan visual kekinian yang menarik perhatian netizen.
Tak butuh waktu lama, video berdurasi singkat itu langsung menyita perhatian di media sosial. Warganet ramai memberikan respon positif dan mengapresiasi langkah inovatif para penyuluh yang mampu mengemas dakwah dengan gaya yang segar dan inspiratif.
“Inilah dakwah zaman now, ringan, bermakna, dan mudah diterima masyarakat luas,” tambah Hendriyanto dengan senyum semangat.
Melalui karya ini, para penyuluh ingin membuktikan bahwa semangat santri bukan hanya di masjid dan pesantren, tapi juga bisa bersinar di layar gawai.







