Banjarnegara (Humas) – Para lansia tampak antusias mengikuti kegiatan rutin Posyandu Lansia yang digelar di Posyandu Mugi Rahayu 6-b Kelurahan Parakancanggah dalam rangka Bimbingan Penyuluhan Agama Program Lintas Sektor dengan Puskesmas Banjarnegara 2, pada Rabu pagi (14/10). Suasana pelayanan kesehatan yang biasanya dipenuhi pemeriksaan tensi, cek gula darah dan penimbangan berat badan kali ini terasa berbeda dengan hadirnya sentuhan spiritual dari penyuluh agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarnegara, Anugrah Windu Setianingsih.
Melalui penyuluhan yang sejuk dan komunikatif bertajuk “Sehat di Posyandu, Selamat di Akhirat”, penyuluh mengajak para lansia tidak hanya berikhtiar menjaga kesehatan fisik, tetapi juga mempersiapkan kesehatan jiwa sebagai bekal menghadapi kehidupan yang abadi. Ceramah tersebut dihadiri oleh 30 para lansia baik laki-laki maupun perempuan.
Dalam penyuluhannya, Penyuluh Agama Islam KUA Banjarnegara menekankan pentingnya lima bekal utama tersebut. “Ada lima bekal utama yang harus terus dijaga oleh para lansia di usia senja. Pertama, mari perbaiki tobat dan perbanyak istigfar agar hati kita senantiasa lapang dan tenang. Kedua, tingkatkan istikamah dalam ibadah harian seperti salat tepat waktu, berzikir, dan membaca Al-Qur’an walau sedikit demi sedikit,” paparnya.
“Ketiga, perbanyak sedekah dan kepedulian sesama sebagai tabungan amalan jariyah. Keempat, jagalah tali silaturahmi serta saling memaafkan agar tidak ada beban tersisa di masa senja. Terakhir, rawatlah kesehatan jiwa dan raga sebagai amanah dari Allah, sembari terus menjaga rasa husnuzan kepada-Nya,” tambahnya.
“Kesehatan fisik melalui Posyandu adalah sarana agar kita bisa beribadah dengan nyaman. Namun, kesiapan jiwa dengan 5 bekal inilah yang menjadi kunci keselamatan kita di akhirat kelak,” tegasnya di hadapan para peserta.
Masyarakat dan pengurus Posyandu menyambut positif integrasi layanan kesehatan fisik dan bimbingan rohani ini. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, serta harapan agar seluruh lansia dianugerahi akhir kehidupan yang khusnul khatimah.
