Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara melaksanakan kegiatan seleksi calon pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026/2027 pada Sabtu (13/12). Kegiatan ini diselenggarakan oleh pengurus OSIS Madtsansa sebagai bagian dari proses kaderisasi kepemimpinan dan regenerasi organisasi siswa. Seleksi diikuti oleh hampir 100 siswa dari kelas VII dan VIII yang antusias mengikuti setiap tahapan yang telah disiapkan panitia.
Seleksi calon pengurus OSIS tahun ini dirancang secara komprehensif untuk menjaring siswa-siswi terbaik yang memiliki potensi kepemimpinan, tanggung jawab, serta kemampuan berorganisasi. Adapun tahapan seleksi yang harus dilalui peserta meliputi wawancara, public speaking, menulis esai, serta Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Pelaksanaan seleksi dibagi ke beberapa lokasi sesuai dengan jenis kegiatan. Untuk tes public speaking dan menulis esai, peserta ditempatkan di beberapa ruang kelas. Sementara itu, sesi wawancara dilaksanakan di masjid madrasah agar berlangsung dengan suasana yang lebih kondusif dan khidmat. Adapun tes PBB dilaksanakan di lapangan badminton Madtsansa yang telah disiapkan sejak pagi hari.
Wakil Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara urusan kesiswaan, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa seleksi OSIS bukan sekadar memilih pengurus, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa.
“Melalui seleksi ini, siswa dilatih untuk berani tampil, menyampaikan gagasan, berpikir kritis, serta disiplin. Kami berharap calon pengurus OSIS yang terpilih nantinya benar-benar siap menjadi teladan bagi siswa lainnya,” ujarnya.
Ikhsanudin juga mengapresiasi peran aktif pengurus OSIS periode berjalan yang telah merancang dan melaksanakan seleksi dengan baik. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam proses ini merupakan bentuk pembelajaran organisasi yang nyata dan bermakna.
Ketua OSIS Madtsansa, Daud Amar Faozan, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi disusun agar objektif dan mampu menggali potensi peserta secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan bahwa calon pengurus OSIS tidak hanya aktif, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama tim. Karena itu, seleksi dibuat beragam, mulai dari wawancara hingga PBB,” jelas Daud.
Ia menambahkan bahwa antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai hampir 100 siswa.
“Ini menunjukkan bahwa minat siswa untuk berorganisasi semakin meningkat, dan ini menjadi hal yang sangat positif bagi madrasah,” imbuhnya.
Sekretaris OSIS Madtsansa, Gaida Gading, menuturkan bahwa panitia berupaya mengatur jalannya seleksi agar tetap tertib dan efisien meskipun peserta cukup banyak.
“Kami membagi lokasi seleksi agar semua tahapan bisa berjalan secara bersamaan dan tidak mengganggu kegiatan lainnya. Alhamdulillah, seleksi berjalan lancar sesuai rencana,” tuturnya.
Salah satu peserta seleksi, Alif dari kelas VII B, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut meskipun merasa gugup.
“Ini pengalaman pertama saya mengikuti seleksi OSIS. Deg-degan saat public speaking dan wawancara, tapi saya jadi lebih percaya diri dan berani mencoba,” ungkapnya.
Sementara itu, Denessia dari kelas VIII C menyampaikan bahwa seleksi OSIS menjadi ajang untuk mengukur kemampuan diri.
“Tesnya cukup menantang, terutama saat menulis esai dan PBB. Namun dari sini saya belajar disiplin dan mengatur emosi. Semoga bisa lolos dan berkontribusi untuk madrasah,” harapnya.
Melalui seleksi ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap dapat melahirkan pengurus OSIS periode 2026/2027 yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjadi motor penggerak kegiatan kesiswaan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Madtsansa dalam membina karakter, kepemimpinan, dan semangat berorganisasi sejak dini. (Lin)
