Sinergi KUA Wanayasa dengan MA Ma’arif NU: Bimbingan Remaja Usia Sekolah untuk Generasi Hebat dan Sehat

Banjarnegara (Humas) – Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif NU Wanayasa bekerja sama dengan KUA Wanayasa menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada Selasa (16/9/2025), bertempat di aula madrasah. Kegiatan ini diikuti puluhan siswa dengan penuh antusias.

Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga Penyuluh Agama Islam KUA Wanayasa sebagai pemateri. Siti Khafidzoh menyampaikan materi “Remaja Hebat, Berakhlak dan Melek Digital”. Ia menekankan pentingnya akhlak sebagai bekal utama bagi generasi muda, sekaligus kecakapan digital agar tidak terjerumus pada dampak negatif media sosial.

“Remaja harus berani menjadi hebat dengan akhlak yang baik. Kecerdasan digital itu penting, tetapi harus digunakan untuk hal positif, bukan sebaliknya,” ungkap Siti Khafidzoh.

Sementara itu, Ika Wahyuningtyas memberikan materi “Pencegahan Pernikahan Dini”. Ia menjelaskan risiko yang dihadapi remaja jika menikah di usia terlalu muda, baik dari sisi kesehatan, psikologis, maupun sosial.

“Pernikahan dini seringkali membawa dampak panjang. Remaja perlu fokus belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih matang,” tuturnya.

Adapun Tri Usiyawati mengisi materi “Kriteria Remaja Sehat”. Ia menekankan bahwa kesehatan bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

“Remaja sehat adalah yang kuat jasmani, tenang pikirannya, serta dekat dengan Allah. Itulah keseimbangan yang harus dijaga,” jelasnya.

Kepala MA Ma’arif NU Wanayasa, Asnawi Widiyanto, menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan BRUS ini. Semoga anak-anak mendapat bekal penting agar tumbuh sebagai generasi tangguh, berakhlak, sehat, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Salah satu peserta, Anisa Rofianti S, mengaku senang dan termotivasi setelah mengikuti kegiatan ini.

“Saya jadi lebih paham bagaimana menjaga diri dan menghindari pernikahan dini. Materinya juga membuat saya lebih semangat untuk terus belajar,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan BRUS ini, diharapkan para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam sikap, sehat secara fisik dan mental, serta mampu menjadi generasi yang siap membangun bangsa dan agama. (sk, azd)

Skip to content