Banjarnegara – Forum Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Edukasi Program Bahamia (Bahagia Tanpa Anemia) dan Cah Mapan (Calon Ayah Masa Depan), (25/2). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu ini dipusatkan di SMKN 1 Bawang dan melibatkan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah menengah di wilayah Banjarnegara.
MAN 2 Banjarnegara atau yang akrab disapa Mandabara turut mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti rangkaian acara tersebut. Dua siswi Mandabara yang terpilih sebagai peserta, yaitu Kholifatun Nuzula dari kelas XI-2 dan Rachmania Aurora Agist A. dari kelas XI-4. Keikutsertaan mereka bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, serta persiapan menjadi orang tua yang bertanggung jawab di masa depan.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan siswanya dalam organisasi dan edukasi kesehatan seperti yang diinisiasi oleh Forum Genre dan Dispermades PPKB ini. Pihaknya menilai bahwa literasi mengenai kesehatan fisik dan perencanaan hidup sangat krusial bagi remaja saat ini agar mereka tidak salah langkah dalam mengambil keputusan di masa transisi menuju dewasa.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena selaras dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat dan memiliki perencanaan masa depan yang matang. Semoga ilmu yang didapat mampu ditularkan kepada rekan-rekan mereka di sekolah,” ujar Prihantoro Achmad saat ditemui di ruang kerjanya.
Antusiasme juga dirasakan oleh para peserta. Rachmania Aurora Agist A., salah satu perwakilan Mandabara, mengungkapkan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam agenda berskala kabupaten ini. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru, terutama mengenai pentingnya menjaga kadar hemoglobin dalam darah demi mencegah anemia sejak dini.
“Saya merasa sangat senang dapat menjadi bagian dari kegiatan tersebut karena materinya sangat relevan dengan kehidupan kami sebagai remaja. Selain menambah teman dari sekolah lain, kami jadi lebih paham bagaimana mempersiapkan diri menjadi generasi yang lebih sehat dan terencana,” ungkap Rachmania.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diharapkan mampu melahirkan duta-duta remaja yang aktif mengampanyekan gaya hidup sehat dan pencegahan stunting melalui edukasi pra-nikah sejak bangku sekolah. (ta)
