Banjarnegara – Pengawas Madrasah dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Nurlaela Isnaeni, melakukan pemantauan pelaksanaan asesmen di MAN 2 Banjarnegara atau Mandabara pada Rabu (26/2).
Pelaksanaan asesmen di Mandabara kali ini dilakukan secara daring dengan memanfaatkan aplikasi Quipper. Sistem tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) kelas X dan XI serta Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) kelas XII agar lebih efektif dan terpantau secara digital.
Dalam kunjungannya, Nurlaela Isnaeni meninjau langsung mekanisme pengawasan yang diterapkan oleh panitia dan pengawas ruang. Ia juga berdialog dengan pihak madrasah terkait kendala teknis yang mungkin muncul selama asesmen berlangsung. “Saya sempat menanyakan bagaimana teknis pengawasan yang dilakukan karena pelaksanaan asesmen ini berbasis online. Pengawasan harus tetap optimal meskipun menggunakan sistem digital,” ujar Nurlaela Isnaeni. Ia menambahkan, “Kami berharap pelaksanaan asesmen dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kemampuan siswa.”
Sementara itu, Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Asesmen berjalan dengan baik. “Alhamdulillah, pelaksanaan ASTS X dan XI serta ASAT kelas XII sejauh ini berjalan dengan lancar. Siswa dapat mengerjakan soal melalui aplikasi Quipper dengan tertib dan sesuai jadwal,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa beberapa kendala teknis sempat terjadi, terutama terkait jaringan dan server. “Memang ada kendala kecil seputar jaringan maupun server, tetapi semuanya masih bisa diatasi dengan cepat oleh tim panitia dan teknisi sehingga tidak mengganggu jalannya asesmen secara keseluruhan,” tambah Prihantoro.
Dengan adanya pemantauan langsung dari pengawas madrasah, diharapkan pelaksanaan asesmen di Mandabara semakin tertib, akuntabel, dan mampu meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran di lingkungan madrasah. (ta)
