Tawakal dan Husnuzon Jadi Obat Hati, BIMROHIS KUA Rakit Sapa Pasien Rawat Inap Puskesmas Rakit 1

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati dan Fatma Kurnianingsih  kembali melaksanakan program Bimbingan Rohani Islam atau BIMROHIS bagi pasien rawat inap pada Jumat (29/6/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat di Puskesmas Rakit 1 dengan menyapa 4 pasien yang sedang menjalani perawatan. Kali ini penyuluhan disampaikan oleh dua penyuluh, Endah Widyawati dan Fatma Kurnianingsih. Dengan suasana yang hangat dan penuh empati, keduanya hadir untuk memberikan penguatan spiritual agar pasien lebih tenang menjalani proses penyembuhan.

Mengangkat tema “Tawakal dan Husnuzon: Obat Hati di Ranjang Pasien”, Endah Widyawati mengingatkan bahwa sakit adalah salah satu cara Allah menggugurkan dosa dan mengangkat derajat hamba-Nya. Ia mengajak pasien untuk bersabar, bertawakal, dan berhusnuzon kepada Allah SWT.

“Tawakal artinya kita sudah berikhtiar, berobat, minum obat sesuai anjuran medis. Setelah itu, serahkan hasilnya kepada Allah. Husnudzon artinya berprasangka baik kepada Allah. Yakinlah, Allah tidak akan memberikan ujian di luar kemampuan hamba-Nya, dan di balik sakit ini ada hikmah besar,” jelas Endah.

 Ia juga menuntun pasien untuk memperbanyak dzikir, do’a, dan istighfar selama berada di ranjang perawatan. Menurutnya, ketenangan hati akan mempercepat proses penyembuhan secara fisik maupun batin. Pasien diajak untuk tidak larut dalam keluh kesah, tapi fokus pada harapan sembuh dengan izin Allah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan para pasien yang dipimpin langsung oleh Fatma. D’a dipanjatkan agar Allah Swt segera mengangkat penyakit, melapangkan dada, dan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran penyuluh KUA Rakit. “Hati jadi lebih tenang setelah diberi nasehat. Rasanya ada teman ngobrol yang menguatkan, tidak hanya obat dari dokter,” ujarnya.

Program BIMROHIS Jumat ini menjadi bukti sinergi KUA Rakit dengan tenaga kesehatan dalam memberikan layanan holistik. Selain penanganan medis, penguatan rohani juga penting agar pasien memiliki semangat dan harapan untuk sembuh. 

(n/azd)

Skip to content