Teladani Kisah Nabi Dengan Pesantren Ramadhan

Banjarnegara – MI GUPPI Kalilunjar mengadakan pesantren Ramadhan 1442 H dengan tujuan membentuk generasi berkarakter islami. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 26 – 30 April 2021 di ruang kelas secara tatap muka.  Hal ini dilaksanakan karena madrasah sudah mendapatkan surat ijin pembelajaran tatap muka dari kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara.  

Untuk meminimalisir kerumunan, kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap.Tahap 1 (Kelas 1, 3, dan 5) masuk hari Senin, Rabu, dan Jum’at dan tahap 2 (Kelas 2, 4, dan 6) masuk hari Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan durasi waktu 90 menit dimulai pukul 08.00 wib s.d 9.30 wib.

Kegiatan pesantren Ramadhan tahun ini dilaksanakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan pesantren Ramadhan tahun ini diawali dengan kegiatan sosialisasi bahaya penggunaan HP bagi siswa dan dilanjutkan dengan nonton bareng kisah-kisah para nabi. Metode yang di terapkan dalam sosialisasi ini adalah dengan penyajian berita tentang bahaya penggunaan HP.

Kepala MI GUPPI Kalilunjar, Turipto mengatakan, sosialisasi ini penting sebagai bekal siswa agar menggunakan HP hanyalah sesuai dengan keperluan belajar atau tepat dalam pemanfaatannya. Penggunaan HP bagi siswa seharusnya dibatasi karena bila menggunakan terlalu lama bisa berakibat tidak baik bagi Kesehatan fisik dan mental siswa.

“Karena siswa di rumah sudah terbiasa menggunakan HP, jadi siswa harus tahu tentang dampak negatif atau bahaya HP, agar tidak sampai kecanduan HP,” katanya pada Rabu, (28/4)

Sementara itu guru mata pelajaran akidah akhlak, Uun Prasetiya menyampaikan bahwa pada kegiatan ini juga dilaksanakan nonton bareng kisah para nabi, untuk menambah keimanan dan pengetahuan tentang kisah para nabi agar siswa dapat mengambil contoh keteladanan dari kisah itu.

“Saya berharap setelah siswa menonton film kisah nabi,mereka dapat mengambil nilai keteladanan dari kisah itu dan di praktekan dalam kehidupan sehari-hari,“ katanya.

Salah satu siswa kelas 3, Cahyo mengatakan, setelah menonton video bahaya HP ia menjadi tahu bahaya HP dan berjanji akan mengurangi waktu penggunaan HP menjadi paling banyak 2 jam dalam sehari. “Saya berjanji akan mengurangi waktu penggunaan HP karena beramin HP terlalu lama dapat membahayakan kesehatan mata,“ katanya.

Kegiatan Pesantren Ramadhan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. (lsh/ak)