Banjarnegara – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, guru MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) Parakancanggah, Banjarnegara, mengikuti pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru (AKG) yang terjadwal selama empat hari, yakni Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat, tanggal 6–9 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa sesi dengan durasi 90 menit pada setiap sesi, sehingga para guru dapat mengikuti asesmen sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pelaksanaan AKG menjadi salah satu upaya untuk memetakan kompetensi guru sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Melalui asesmen ini, guru diharapkan mampu mengenali kekuatan dan aspek yang perlu dikembangkan dalam menjalankan tugas profesionalnya, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembelajaran.
Kepala MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo, Wahyul Khomisah, menyampaikan bahwa pelaksanaan AKG merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah. Menurutnya, guru perlu terus mengembangkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan murid.
“AKG hendaknya tidak hanya dipandang sebagai kegiatan asesmen, tetapi juga sebagai kesempatan bagi guru untuk melakukan refleksi dan meningkatkan kualitas diri. Kami berharap seluruh guru dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan menjadikan hasilnya sebagai motivasi untuk terus belajar serta meningkatkan mutu pembelajaran di MIMAU,” ungkap Wahyul Khomisah.
Sementara itu, Endro Prasetyo selaku operator madrasah turut berperan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan AKG, khususnya dalam hal teknis dan administrasi yang berkaitan dengan kegiatan asesmen. Persiapan dan ketepatan informasi jadwal menjadi bagian penting agar setiap guru dapat mengikuti asesmen sesuai sesi yang telah ditetapkan.
Endro Prasetyo menyampaikan bahwa koordinasi dan kesiapan teknis menjadi faktor pendukung kelancaran pelaksanaan AKG. “Kami berupaya mendukung pelaksanaan asesmen agar berjalan tertib sesuai jadwal. Guru diharapkan memperhatikan informasi sesi masing-masing, mempersiapkan diri dengan baik, serta mengikuti seluruh tahapan asesmen sesuai ketentuan yang berlaku,” tutur Endro Prasetyo.
Salah satu pelaksanaan yang menjadi perhatian adalah sesi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Pada hari tersebut, enam guru MIMAU dijadwalkan mengikuti AKG, yaitu Anisa Nur Azizah, guru kelas 1B; Tismiatin, guru kelas 6A; Umu Khamidah, guru kelas 3A; Susrianti, guru kelas 4B; Endro Prasetyo, guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK); serta Asri Maghfirotul Fauziah, guru kelas 5B.
Keikutsertaan para guru dari berbagai jenjang kelas dan bidang mata pelajaran tersebut menunjukkan komitmen MIMAU dalam mendukung pengembangan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. Dengan mengikuti asesmen sesuai jadwal dan ketentuan, para guru diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang telah dimiliki sekaligus menentukan langkah pengembangan profesional berikutnya.
Melalui pelaksanaan AKG ini, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo terus berupaya membangun budaya belajar bagi para guru. Peningkatan kompetensi pendidik diharapkan berdampak positif terhadap proses pembelajaran, sehingga murid mendapatkan pengalaman belajar yang semakin bermakna, menyenangkan, dan berkualitas.
Semangat untuk terus belajar dan berkembang menjadi bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan. (NF)
