Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Agama Dengan Membuat Video Dakwah

Banjarnegara — Penyuluh Agama Islam sangat berperan dalam perluasan informasi keseluruh lapisan Masyarakat. Penyuluh Agama Islam menjadi juru bicara Kementerian Agama dalam menyebarkan informasi keagamaan dan menangkal berita hoax yang semakin marak, baik di dunia nyata ataupun di dunia maya. 

Oleh Karena itu, Kelomok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Banjarnegara berusaha memperbanyak gerakan dakwah di dunia maya dengan membuat video dakwah.

Pembuatan Video dakwah ini dilaksanakan di pinggiran kali serayu pada tanggal 06 november 2021 dengan pemeran utama Mustajab, Hendriyanto dan Toto Subagyo. Sedangkan seluruh anggota kelompok kerja penyuluh bertugas sebagai kru film, Sutradara, penulis naskah, cameramen, penata costum, editing.

Kegiatan tersebut di awali dengan pengarahan yang diberikan oleh Kasi Bimas Islam, Ali Musthofa dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara Agus Suryo Suripto

Dalam pengarahannya, Kasi Bimas Islam menyampaikan pentingnya penyuluh menguasai media massa, terutama menghadapi masa pandemi dimana penyuluhan secara langsung cenderung sulit untuk dilakukan.

“Memberikan penyuluhan merupakan tugas penyuluh yang harus tetap dilaksanakan dalam keadaan apapun termasuk dalam keadaan pandemi seperti sekarang ini. Kreatifitas penyuluh sangat diperlukan agar penyuluhan menjadi menarik dengan tetap memberikan manfaat terhadap masyarakat dari sisi keagamaan dan social,” ungkap Ali

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama, Suryo menyampaikan agar penyuluh mampu berada di garda depan, menunjukkan keberadaannya dengan terus berkarya hingga tingkat Nasional. Pembuatan Video dakwah harus menjadi salah satu program penyuluhan yang berkualitas. Selain itu, Soeryo juga menyampaikan agar tema yang diangkat adalah tema yang menarik, ringan dan sesuai dengan program pemerintah. Diantara tema yang menarik adalah, materi tentang moderasi dan cegah nikah dini

“Video penyuluhan ini dijadwalkan agar tayang secara rutin, minimal 2 kali dalam 1 bulan. Selanjutnya, pada masa yang akan datang, penyuluh diharapkan mampu menguasai media massa dengan gerakan dakwahnya,” terangnya

Akhirnya, kegiatan shooting hari itu berakhir pada sore hari, dan akan dilanjutkan shooting dihari yang lain dengan tema dan judul yang lain pula. (iz/ak)