Wujudkan Keluarga Harmonis, Penyuluh Agama Islam Gelar Bimbingan BKM di Desa Masaran

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bawang KUA Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara melaksanakan kegiatan Bimbingan Gerakan Keluarga Maslahat (BKM) di Desa Masaran pada hari Senin (15/10) bertempat di Desa Masaran. Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka menguatkan ketahanan keluarga melalui pendekatan keagamaan dan nilai-nilai Islam.

Diah Maziatu Chalida, Penyuluh Agama Islam sebagai narasumber utama. Serta semua Penyuluh Agama Islam KUA Bawang hadir dalam acara BKM, hadir  pula Bidan Puskesmas Bawang 2, tokoh masyarakat, kader PKK, serta masyarakat setempat dengan jumlah peserta sekitar 50 orang.

Dalam penyampaian materinya, Diah Maziatu Chalida menekankan bahwa Gerakan Keluarga Maslahat (BKM) bertujuan membentuk keluarga yang kuat, harmonis, dan maslahat (bermanfaat) baik secara spiritual, sosial, maupun ekonomi. Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai unit terkecil masyarakat yang menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi bangsa yang berakhlak dan berdaya saing.

“Melalui BKM, kita ingin mengembalikan fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan, pembinaan moral, serta tempat lahirnya generasi yang tangguh dan beriman,” ujar Diah Maziatu Chalida.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar kehidupan keluarga. Beberapa peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya wawasan baru yang aplikatif dan sesuai dengan kondisi masyarakat desa.

Bidan Puskesmas Bawang 2 menyambut baik kegiatan ini dan berharap sinergi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Desa terus terjalin. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Diah Maziatu Chalida dan tim penyuluh. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut sebagai upaya pembinaan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Masaran dapat mengimplementasikan nilai-nilai luhur Islam dalam kehidupan keluarga sehari-hari, serta menjadi agen perubahan menuju masyarakat desa yang maslahat, religius, dan sejahtera.

(FA/ azd)

Skip to content