Banjarnegara (Humas) – Semangat gotong royong dan integrasi antara TNI dengan rakyat kembali diperkuat melalui pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pagentan pada Selasa (10/2/2026). Dalam seremoni yang berlangsung khidmat tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan turut ambil bagian penting dalam menyukseskan acara melalui peran petugas lintas sektoral.
Hadir sebagai pembaca doa, Nasta’in yang merupakan Penghulu Ahli Pertama pada KUA Pagentan. Kehadiran unsur Kementerian Agama ini menjadi simbol penyatuan aspek spiritualitas dalam setiap langkah pembangunan daerah, khususnya melalui program pemberdayaan masyarakat desa.
Upacara pembukaan TMMD ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banjarnegara, H. Wahid Jumali. Selain itu, tampak hadir jajaran pimpinan instansi lintas sektor dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kolaborasi pembangunan infrastruktur dan mental masyarakat yang diusung oleh TNI.
Antusiasme peserta pun terlihat sangat tinggi. Kurang lebih 500 peserta memadati lapangan upacara, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan instansi. Mulai dari jajaran personel Kodim 0704/Banjarnegara, Koramil, Polsek Pagentan, anggota Linmas, hingga kelompok siswa sekolah yang ikut menyaksikan jalannya upacara dengan tertib.
Ditemui usai pelaksanaan tugasnya, Nasta’in menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, keterlibatan KUA dalam acara-acara besar seperti TMMD adalah bagian dari tugas penghulu untuk senantiasa hadir di tengah-tengah dinamika sosial kemasyarakatan.
“TMMD adalah suatu kegiatan yang sangat positif sebagai sarana integrasi antara TNI dan masyarakat. Ini bukan sekadar membangun fisik desa, tapi juga membangun ikatan batin dan semangat kebersamaan yang kokoh antara aparat dengan rakyatnya,” ujar Nasta’in dengan antusias.
Ia juga menambahkan bahwa doa yang dipanjatkan dalam upacara tersebut merupakan bentuk harapan agar program TMMD dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan warga Pagentan.
Melalui sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan Kementerian Agama, diharapkan program TMMD tahun 2026 ini mampu mengakselerasi pembangunan di wilayah pelosok Banjarnegara serta memperkuat rasa nasionalisme dan religiusitas masyarakat setempat.
(nt/azd)
