Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Punggelan, Syu’bi Nurdiyanti, mengajak para guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) se-Kecamatan Punggelan untuk memaknai kemerdekaan dari perspektif ajaran Islam pada Kamis (14/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pendis (Pendidikan Agama Islam) Kecamatan Punggelan ini dihadiri oleh Pengawas RA/ MI dan puluhan guru RA. Dalam materinya, Syu’bi menjelaskan bahwa kemerdekaan bagi seorang muslim bukan sekadar bebas dari penjajahan fisik, melainkan kebebasan untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah SWT.
“Merdeka yang sejati dimulai dari hati yang bersih, bebas dari sifat iri, dengki, dan kebencian. Kemudian diwujudkan dalam perbuatan baik yang bermanfaat bagi sesama, dan akhirnya tercermin dalam masyarakat yang adil serta penuh rahmat,” ujar Syu’bi di hadapan peserta.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru RA dalam menanamkan nilai-nilai kemerdekaan ini kepada anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, membentuk karakter anak yang bersih hati, rajin berbuat baik, dan menjunjung keadilan akan menjadi kontribusi besar bagi masa depan bangsa.
Para peserta menyambut positif materi yang disampaikan dan berharap kegiatan seperti ini terus diadakan, agar semangat kemerdekaan dalam bingkai nilai-nilai Islam dapat terus menginspirasi dunia pendidikan anak usia dini di Punggelan. (SNi)
