Wonosobo (Humas) – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara Hari Pramuka ke-64 yang digelar di Alun-alun Wonosobo pada Rabu (14/8). Dalam upacara tersebut, salah satu pembina Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara, Yuliana Rahmanti, menerima tanda jasa Pancawarsa dari Bupati Wonosobo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), Afif Nurhidayat.
Penganugerahan tanda jasa Pancawarsa diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan dan pengabdian anggota dewasa Gerakan Pramuka yang aktif membina selama lima tahun atau kelipatannya secara terus-menerus. Yuliana Rahmanti menjadi salah satu penerima penghargaan tersebut, mewakili jajaran pembina yang telah mendedikasikan tenaga dan pemikirannya demi membina generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.
Dalam kesempatan tersebut, Yuliana Rahmanti menyampaikan rasa syukur dan harunya.
“Saya merasa sangat terhormat mendapatkan tanda jasa Pancawarsa ini. Bagi saya, penghargaan ini bukan hanya milik pribadi, tetapi juga untuk keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Semua yang saya lakukan bersama teman-teman pembina adalah bentuk pengabdian untuk mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa Pancasila,” ungkap Yuliana dengan mata berbinar.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepramukaan bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan sarana pembentukan karakter siswa.
“Pramuka mengajarkan disiplin, kebersamaan, kepemimpinan, dan cinta tanah air. Itulah yang selalu saya tanamkan kepada para peserta didik. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi agar saya semakin semangat dalam mendidik adik-adik pramuka,” tambahnya.
Sementara itu, Kamabigus MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, turut memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh salah satu pembinanya tersebut.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Bu Yuliana. Tanda jasa Pancawarsa ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian beliau di dunia kepramukaan telah diakui. Bagi madrasah, hal ini tentu menjadi inspirasi bagi seluruh guru dan siswa untuk selalu berkomitmen memberikan yang terbaik. Ke depan, kami berharap semakin banyak pembina dan peserta didik MTs Negeri 1 Banjarnegara yang berprestasi, baik di tingkat cabang maupun nasional,” ujar H. Yatiman.
Ucapan selamat juga datang dari rekan sejawatnya, Ikhsanudin, yang sama-sama aktif sebagai pembina Pramuka di madrasah tersebut.
“Saya pribadi sangat senang dan ikut bangga. Bu Yuliana adalah sosok pembina yang telaten, sabar, dan penuh dedikasi. Beliau bukan hanya mendampingi kegiatan latihan rutin, tetapi juga selalu mendukung siswa dalam berbagai lomba kepramukaan. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh pembina agar terus ikhlas mengabdi,” tutur Ikhsanudin.
Penghargaan Pancawarsa sendiri memiliki makna mendalam. Berdasarkan pedoman tanda penghargaan Gerakan Pramuka, Lencana Pancawarsa diberikan kepada anggota dewasa yang menunjukkan kesetiaan kepada organisasi serta keaktifannya dalam melakukan kegiatan pembinaan secara terus-menerus selama lima tahun atau kelipatannya. Pemberian penghargaan ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat pengabdian di kalangan pembina Pramuka.
Upacara Hari Pramuka tahun ini di Wonosobo diikuti ribuan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan, sekolah, dan madrasah. Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi, dengan barisan rapi dan penuh semangat.
Di akhir acara, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi bangsa yang berkarakter dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
“Gerakan Pramuka adalah wadah pembentukan karakter bangsa. Melalui semangat Trisatya dan Dasadarma, kita ingin menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia, cinta tanah air, serta siap mengabdi bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Dengan diterimanya tanda jasa Pancawarsa oleh Yuliana Rahmanti, MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin meneguhkan komitmennya dalam mendukung kegiatan kepramukaan. Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi seluruh pembina dan siswa untuk terus berprestasi serta menjadikan kepramukaan sebagai bagian integral dari pendidikan karakter di madrasah. (Lin/La)
