Pelantikan Pengurus PGRI Ranting MTs Negeri 1 Banjarnegara Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 Berlangsung Khidmat

Banjarnegara (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti aula MTs Negeri 1 Banjarnegara pada Kamis (28/8/2025) saat dilangsungkannya pelantikan Pengurus PGRI Ranting Madtsansa Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PGRI Cabang Banjarnegara, antara lain Ketua Teguh Riyanto, Wakil Ketua Suratno, Bendahara Asih Wijayanti, serta dua ketua bidang, Tien Wahyu Hayati dan Panggih Margo.

Dalam sambutannya, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terselenggaranya pelantikan ini.

“Saya percaya, pengurus baru akan mampu melanjutkan perjuangan pengurus sebelumnya dalam meningkatkan profesionalisme guru, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi positif dalam memajukan mutu pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Madtsansa memiliki tradisi panjang prestasi, dan PGRI ranting menjadi motor penting dalam menjaga semangat kolektif tersebut,” ujarnya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momen peralihan kepemimpinan dari pengurus sebelumnya periode 2020–2025, yang diketuai oleh Linara. Dalam sambutan perpisahannya, Linara tidak dapat menyembunyikan rasa haru setelah lima tahun mengemban amanah. Ia menuturkan bahwa periode kepemimpinannya penuh dinamika, kerja keras, sekaligus torehan prestasi yang membanggakan, di antaranya Juara 1 LCC AD ART PGRI, Juara 1 Lomba Podcast tingkat provinsi, serta Juara 1 Lomba Paduan Suara Hymne dan Mars PGRI tingkat cabang.

“Semua prestasi itu lahir dari kerja sama dan kebersamaan seluruh anggota. Kepemimpinan sejatinya hanyalah estafet. Hari ini, tongkat itu saya serahkan kepada pengurus baru dengan penuh keyakinan bahwa mereka mampu membawa PGRI Ranting Madtsansa semakin maju,” ucap Linara.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Banjarnegara, Teguh Riyanto, yang secara langsung melantik pengurus baru, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah komitmen bersama untuk menjaga integritas profesi guru.

“PGRI adalah rumah besar para pendidik. Maka saya berharap pengurus baru dapat bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga marwah organisasi, dan memperkuat sinergi dengan cabang maupun ranting lainnya,” tegas Teguh.

Adapun susunan pengurus PGRI Ranting MTs Negeri 1 Banjarnegara Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Novia Fajriati Alqomar, S.Pd.Bio – Ketua

2. H. Surya Widhi Prakosa, S.Pd.– Wakil Ketua

3. Kasum, S.Pd. – Sekretaris

4. Ardian Apriliana, S.Pd.– Wakil Sekretaris

5. Estu Diyah Fitriani, S.Pd. – Bendahara

6. Ikhsanudin, S.Ag.– Anggota

7. H. Nurwachidin Supriyatno, S.Pd., M.Pd. – Anggota

8. Radiono, S.Pd., M.Pd.– Anggota

9. Abdul Majid, S.Ag., M.Pd. – Anggota

10. Arif Widayanto, S.Pd. – Anggota

11. Widi Widayati, S.Pd., M.Pd. – Anggota

Ketua pengurus baru, Novia Fajriati Alqomar, dalam pidato perdananya menyampaikan tekad untuk meneruskan dan mengembangkan capaian positif dari periode sebelumnya.

“Saya bersama seluruh jajaran pengurus berkomitmen menjadikan PGRI ranting sebagai wadah yang tidak hanya menaungi guru, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi dan karya nyata. Tema yang kami usung adalah Madtsansa Bersatu, Bertumbuh Membangun Ilmu untuk Indonesia Maju. Semoga ini menjadi semangat kita bersama,” ungkapnya.

Suasana pelantikan semakin hangat ketika salah satu anggota PGRI ranting, Ratna Damayanti, turut menyampaikan kesan dan harapannya. “Sebagai anggota, kami siap mendukung penuh kepengurusan baru. Kami percaya bahwa di bawah kepemimpinan Bu Novia, PGRI ranting akan semakin solid, penuh inovasi, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tutur Ratna.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang diikuti seluruh peserta. Kehangatan kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan bahwa estafet kepemimpinan di PGRI ranting ini berjalan dengan penuh kekeluargaan.

Dengan telah dilantiknya pengurus baru, diharapkan PGRI Ranting MTs Negeri 1 Banjarnegara mampu meningkatkan perannya dalam memperkuat kompetensi, solidaritas, dan profesionalisme guru. Sejalan dengan semangat Madtsansa, kepengurusan ini diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. (Fy/La)

Skip to content