Banjarnegara (Humas) – Pelaksanaan hari kedua Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025 di MTs Negeri 1 Banjarnegara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat pada Kamis (28/8). Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa kelas VIII ini dilaksanakan di laboratorium komputer madrasah dengan dua sesi, sama seperti hari pertama.
Siswa tampak antusias dan serius mengikuti rangkaian asesmen yang meliputi latihan singkat, asesmen numerasi selama 90 menit, serta diakhiri dengan survei lingkungan belajar. Kehadiran guru pendamping, proktor, dan pengawas dari madrasah lain turut memberikan suasana kondusif sehingga asesmen berjalan tanpa kendala berarti.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan ANBK hari kedua ini.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ANBK hari kedua di MTs Negeri 1 Banjarnegara berjalan lancar tanpa hambatan. Anak-anak mengikuti asesmen dengan serius, disiplin, dan penuh semangat. Kami berterima kasih kepada tim panitia, proktor, teknisi, serta pengawas dari madrasah lain yang telah mendukung penuh kelancaran kegiatan ini. Harapan kami, hasil asesmen bisa memberikan gambaran yang lebih baik tentang mutu pendidikan di madrasah,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin menambahkan bahwa ANBK bukan sekadar ujian akademik, melainkan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan.
“ANBK bukanlah tes untuk mengukur nilai perorangan, melainkan untuk memotret kondisi pendidikan, baik dari segi literasi, numerasi, maupun lingkungan belajar. Karena itu, kami menekankan kepada siswa agar mengerjakan soal dengan jujur, tenang, dan penuh tanggung jawab. Saya senang melihat anak-anak sangat bersemangat, mereka benar-benar ingin memberikan yang terbaik untuk madrasah,” jelas Ikhsanudin.
Dari sisi teknis, Kasum, selaku proktor ANBK di MTs Negeri 1 Banjarnegara, mengaku puas dengan jalannya asesmen. Menurutnya, tidak ada kendala berarti dalam jaringan maupun perangkat komputer yang digunakan.
“Sejak hari pertama, kami sudah menyiapkan semua perangkat dengan matang. Alhamdulillah jaringan internet stabil, server berjalan lancar, dan siswa pun bisa fokus mengerjakan soal. Persiapan teknis memang sangat penting agar anak-anak tidak terganggu. Kami juga selalu standby untuk membantu jika ada kendala teknis,” kata Kasum.
Dalam ANBK ini, pengawasan juga melibatkan guru dari madrasah lain untuk menjaga objektivitas. Salah satunya adalah Yuni Astuti, guru dari MTs Negeri 2 Banjarnegara yang ditugaskan sebagai pengawas eksternal. Ia mengapresiasi kedisiplinan siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara.
“Selama saya mengawasi di sini, saya melihat siswa-siswa Madtsansa (sebutan MTs Negeri 1 Banjarnegara) sangat tertib dan disiplin. Mereka mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh, suasana kelas juga tenang dan kondusif. Ini tentu menunjukkan bahwa madrasah telah melakukan pembinaan yang baik terhadap siswanya,” ujar Yuni Astuti.
Salah satu peserta ANBK, Nydia Pratista Umar, siswi kelas VIII A, mengungkapkan pengalamannya mengikuti asesmen hari kedua ini.
“Awalnya saya sempat tegang karena soal numerasi cukup menantang, tetapi setelah latihan singkat saya jadi lebih tenang. Saya berusaha fokus dan mengerjakan semaksimal mungkin. Saya juga senang karena suasana kelas mendukung, semua teman serius, dan fasilitas komputernya bagus. Semoga hasil ANBK ini membawa kebaikan untuk madrasah kami,” ucap Nydia dengan penuh harapan.
Secara keseluruhan, pelaksanaan ANBK hari kedua di MTs Negeri 1 Banjarnegara menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan juga sarana refleksi bagi madrasah dalam mencetak generasi yang unggul di bidang akademik maupun karakter.
MTs Negeri 1 Banjarnegara optimis, melalui pengalaman ANBK 2025, para siswa dapat lebih terbiasa menghadapi tantangan akademik yang berbasis teknologi serta semakin siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Dengan disiplin, kerja keras, dan semangat kebersamaan, madrasah ini terus berkomitmen menjadi salah satu madrasah unggulan di Banjarnegara yang semakin mendunia. (Fy/La)







