Penyuluh Agama Islam KUA Kalibening Sampaikan Lima Kunci Sukses Dunia Akhirat

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Yulfiani, menyampaikan kultum dengan tema “5 Kunci Sukses Dunia Akhirat” pada kegiatan Majelis Taklim Dawis Kenanga, Selasa (23/9/2025). Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu jamaah ini dilaksanakan secara bergiliran di rumah anggota majelis ta’lim, sehingga menghadirkan suasana kekeluargaan dan penuh keakraban.

Dalam kultumnya, Yulfiani memaparkan lima kunci penting yang dapat dijadikan pedoman hidup menuju keberhasilan dunia dan kebahagiaan akhirat. Pertama, rajin membaca Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk hidup. Kedua, bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Ketiga, berbuat baik kepada sesama tanpa memandang status sosial. Keempat, membiasakan diri mendoakan kebaikan bagi orang lain. Kelima, menjaga shalat lima waktu sebagai tiang agama. “Lima hal ini sederhana namun sangat penting. Jika dijalankan secara konsisten, insya Allah hidup kita akan mendapat keberkahan di dunia sekaligus keselamatan di akhirat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yulfiani menekankan bahwa peran ibu dalam keluarga sangatlah penting. “Seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika ibu mampu mengamalkan lima kunci ini, maka akan lahir keluarga yang beriman, berakhlak, dan penuh keberkahan,” jelasnya.

Para jamaah menyambut positif materi kultum tersebut. Salah satu jamaah, Ibu Sumi, mengaku mendapatkan motivasi baru. “Penyampaiannya singkat tetapi penuh makna. Saya jadi lebih semangat memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan menjaga shalat tepat waktu,” ujarnya.

Jamaah lain, Ibu Lusi, menambahkan bahwa kegiatan rutin ini sangat bermanfaat. “Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarjamaah. Materi yang dibawakan Ibu Yulfiani memotivasi kami untuk meningkatkan ketakwaan dan mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada keluarga,” katanya.

Pengurus Majelis Taklim Dawis Kenanga, Ibu Ita, juga menyampaikan apresiasi atas peran penyuluh agama. “Kami merasa bersyukur karena majelis ta’lim kami selalu mendapatkan bimbingan yang bermanfaat. Kehadiran Ibu Yulfiani memberi energi baru bagi jamaah untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” terangnya.

Dengan adanya kultum ini, Majelis Taklim Dawis Kenanga berharap dapat terus memperkuat pemahaman keagamaan jamaah, sekaligus menjadi bekal dalam membangun keluarga yang harmonis, beriman, dan berdaya menghadapi tantangan kehidupan. (YF, azd)

Skip to content