MTs Negeri 1 Banjarnegara Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati World Cleanup Day 2025

Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025, keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) menggelar kegiatan kerja bakti pada Sabtu (20/9). Kegiatan ini melibatkan seluruh GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) yang dengan penuh semangat membersihkan lingkungan madrasah, mulai dari ruang kelas, halaman, taman, hingga area kantor.

Aksi kebersihan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Banjarnegara dan Kementerian Agama yang mengusung tema nasional “Menuju Indonesia Bersih 2029”. Tema ini sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai 100% pengelolaan sampah pada tahun 2029 sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan madrasah, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya kelestarian lingkungan.

“WCD 2025 adalah momentum yang tepat untuk kembali menegaskan komitmen Madtsansa dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Dengan kebersamaan seluruh GTK, kita bisa menjadi contoh nyata bagi siswa dan masyarakat sekitar bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral kita semua,” tegas Yatiman.

Kerja bakti dilakukan secara serentak sejak pagi. Seluruh GTK dibagi ke beberapa kelompok yang bertugas membersihkan area berbeda. Ada yang menyapu halaman, mencabuti rumput liar, mengelap jendela, hingga merapikan arsip di ruang kantor.

Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 1 Banjarnegara, Aida Wachdah Hikmawati, turut turun langsung mendampingi pegawai. Ia mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme rekan-rekan GTK yang begitu kompak.

“Kami sangat senang melihat guru dan pegawai berkolaborasi. Kebersihan madrasah bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab kita semua. Harapan saya, semangat WCD ini terus dijaga agar Madtsansa selalu menjadi lingkungan belajar yang bersih dan sehat,” ungkap Aida.

Salah satu pegawai, Saryono, yang bertugas membersihkan taman, menyampaikan rasa bangganya bisa berkontribusi.

“Kegiatan seperti ini membuat kami semakin solid. Selain lingkungan madrasah jadi rapi, kami juga merasa lebih dekat satu sama lain. Saya pribadi senang melihat taman menjadi lebih indah setelah gotong royong ini,” ujarnya.

Pegawai lainnya, Slamet Supriyadi, menambahkan bahwa aksi bersih-bersih ini sebaiknya tidak hanya dilakukan setahun sekali.

“WCD ini menjadi pengingat bahwa kebersihan harus dijaga setiap hari, bukan hanya saat ada momen tertentu. Kalau lingkungan kita bersih, siswa pun akan lebih nyaman belajar,” kata Slamet.

Selain memberikan dampak nyata pada kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendidik siswa melalui keteladanan. Dengan melihat guru dan pegawai ikut terjun langsung membersihkan lingkungan, diharapkan siswa ikut termotivasi menjaga kebersihan di kelas masing-masing.

Madtsansa juga mendokumentasikan kegiatan ini dalam bentuk foto dan video sesuai instruksi Bupati Banjarnegara, untuk dilaporkan melalui tautan resmi World Cleanup Day Banjarnegara.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru, memohon keberkahan agar madrasah senantiasa dijaga dari segala penyakit dan menjadi tempat belajar yang nyaman.

Dengan suksesnya pelaksanaan WCD 2025 ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin meneguhkan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan. Sejalan dengan slogan Madtsansa, aksi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Banjarnegara untuk terus menggalakkan gerakan kebersihan demi terwujudnya Indonesia Bersih 2029. (Lin/La)