Melalui Program Gerakan Keluarga Maslahat, KUA Susukan Ajak Warga Kedawung Bangun Keluarga Harmonis

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susukan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Keluarga Maslahat bagi masyarakat Desa Kedawung. (16/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari program bimbingan keluarga yang diinisiasi Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan keluarga dan menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan rumah tangga.

Desa Kedawung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki tingkat tantangan keluarga dan permasalahan rumah tangga yang cukup tinggi dibandingkan desa lain di wilayah Kecamatan Susukan. Melalui kegiatan ini, KUA berharap dapat memberikan solusi dan bimbingan agar masyarakat lebih siap menghadapi dinamika kehidupan keluarga dengan bijak dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Acara yang berlangsung di balai nikah KUA Susukan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta. Setelah itu, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Susukan, Heri Adi Purnomo. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keluarga sebagai pondasi utama dalam membentuk masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Heri menyampaikan, “Keluarga adalah pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Jika keluarga kuat dan rukun, maka masyarakat pun akan hidup damai dan maslahat”, jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Susukan, Yusuf Andi Yulianto, yang membahas pentingnya komunikasi, kesabaran, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga. Ia menekankan bahwa keharmonisan keluarga harus dijaga melalui saling pengertian antar pasangan. Yusuf menuturkan, “Perbedaan dalam rumah tangga adalah hal yang wajar, yang terpenting bagaimana kita menyikapinya dengan bijak dan saling menghormati.”

Kegiatan Bimbingan Keluarga Maslahat di Desa Kedawung berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Peserta berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan menumbuhkan semangat hidup rukun di tengah masyarakat. 

(smtr, azd)

Skip to content