Saksi Cinta di Balik Meja Akad: KUA Banjarnegara Mengiringi Langkah Awal Rumah Tangga

Banjarnegara (Humas) — Senin (20/10), suasana haru dan bahagia menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarnegara. Di hadapan penghulu Gunawan, pasangan Haidar Ahmad Arrozi dan Ainayya Khusnaa Azizah resmi mengikat janji suci pernikahan.
Namun, di balik prosesi sakral itu, tersimpan makna yang lebih dalam: KUA bukan hanya pencatat akad, tetapi juga pembimbing menuju keluarga sakinah.

“Kami hadir bukan hanya untuk menikahkan, tetapi memastikan setiap pasangan siap lahir dan batin. Akad itu awal, tapi kehidupan setelahnya jauh lebih penting,” ujar Gunawan dengan penuh makna.

Sebagai lembaga yang terus berbenah, KUA Banjarnegara telah menjadi pionir KUA Revitalisasi pertama di Indonesia. Transformasi ini menjadikan KUA bukan sekadar tempat akad, melainkan pusat layanan keluarga yang ramah, modern, dan solutif.

Melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin), KUA Banjarnegara secara rutin memberikan pembekalan bagi calon pengantin. Materinya meliputi komunikasi suami istri, pengelolaan keuangan keluarga, hingga pendidikan anak. Program ini terbukti membantu menekan angka perceraian di wilayah Banjarnegara.

“Menjadi penghulu itu bukan hanya membaca akad atau menandatangani buku nikah. Kami adalah saksi awal dari perjalanan dua insan, dan tugas kami memastikan mereka siap menjalani kehidupan rumah tangga dengan tanggung jawab,” imbuh Gunawan.

Dengan fasilitas yang nyaman, sistem layanan digital, dan pendampingan pascanikah, KUA Banjarnegara hadir sebagai sahabat masyarakat dalam membangun rumah tangga yang harmonis, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Lebih dari sekadar tempat menikah, KUA Banjarnegara adalah saksi cinta, penjaga komitmen, dan penguat langkah keluarga menuju kebahagiaan yang hakiki.

Skip to content