Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wanadadi kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Klasikal pada Selasa (18/11/2025) di Aula KUA setempat. Kegiatan ini bertujuan membekali calon pengantin dengan kesiapan mental, spiritual, dan wawasan praktis dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dan pembukaan resmi oleh Kepala KUA Wanadadi, H. Mohamad Hojali Bawono. Ia menegaskan pentingnya edukasi pra-nikah sebagai fondasi membangun keluarga sakinah.
“Bimwin adalah bekal yang sangat penting sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Kami berharap para peserta mengikuti seluruh materi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Pemahaman Peran Ayah dan Fungsi Keluarga
Pemateri pertama, Hj. Amin Pujiati dari BLKB, memaparkan pentingnya peran ayah, mulai dari pencari nafkah, pelindung, teladan, hingga pendidik dalam keluarga. Ia juga menguraikan 8 Fungsi Keluarga menurut BKKBN yang saling berkaitan dalam membentuk keluarga yang berkualitas.
Untuk menjaga antusiasme peserta, sesi materi diselingi dengan Tepuk Sakinah yang dipandu oleh Namyroh Ndaruwati, menciptakan suasana yang hangat dan interaktif.
Pendalaman Materi Fiqih Munakahat
Materi kedua disampaikan oleh Dicky Candra Firmansyah, Penghulu KUA Wanadadi, mengenai Fiqih Munakahat. Ia menjelaskan rukun nikah, hak dan kewajiban suami–istri, serta tujuan utama pernikahan dalam Islam.
Ia menekankan bahwa fikih munakahat bertujuan menciptakan keluarga sakinah dan mencegah konflik rumah tangga.
Peserta Antusias, Banyak Dapat Wawasan Baru
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan.
“Saya jadi semakin paham bahwa pernikahan bukan hanya tentang cinta, tetapi juga kesiapan ilmu dan tanggung jawab,” ungkap Novita, salah satu peserta.
“Bagian tentang peran ayah membuka wawasan saya. Ternyata keterlibatan ayah sangat penting dalam tumbuh kembang anak,” tambah Rizal, peserta lainnya.
Panitia, Arif Kholdun, juga bersyukur atas semangat peserta selama mengikuti Bimwin.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Khasan Ghozali untuk memohon keberkahan dan kemudahan bagi seluruh calon pengantin.
Sebagai pesan penutup, Kepala KUA Wanadadi kembali menegaskan:
“Membangun keluarga sakinah dimulai dari ilmu yang cukup dan langkah yang benar. Semoga para peserta menjadi keluarga penuh ketenangan, cinta, dan keberkahan.”
(NN/ Azd)







