Banjarnegara – Program Literasi Ramadhan MIFABARA kembali menghadirkan tulisan penuh makna di hari kedua. Jika sebelumnya Ananda Agasya mengajak meraih piala takwa di garis finish Ramadhan, kali ini giliran Khoirunnisa yang menyuarakan semangatnya melalui tema, “Fisik Boleh Lemah Karena Puasa, Tapi Iman Muslimah Harus Semakin Kuat Membaja.”(19/2)
Dalam tulisannya, Khoirunnisa menggambarkan puasa sebagai latihan ketahanan. Ia menuliskan bahwa rasa lapar dan haus adalah ujian bagi tubuh, namun justru menjadi penguat bagi jiwa. Menurutnya, muslimah sejati bukan diukur dari kuatnya raga, tetapi dari teguhnya iman saat menjalani perintah Allah dengan ikhlas dan sabar.
Dengan bahasa yang lembut namun tegas, Khoirunnisa mengajak teman-temannya untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan penguat karakter. Ia menulis bahwa muslimah harus menjaga shalatnya, lisannya, serta akhlaknya. “Saat tubuh terasa lemah, di situlah hati diuji untuk tetap taat,” tulisnya dalam salah satu paragraf yang menyentuh.
Guru pembimbing, Nani, mengapresiasi kedalaman makna dalam tulisan tersebut. “Khoirunnisa mampu menangkap esensi Ramadhan sebagai madrasah iman. Ini bukan sekadar tugas menulis, tetapi latihan menyuarakan nilai yang ia yakini,” tuturnya.
Kepala Madrasah juga memberikan tanggapan hangat. “Tema yang diangkat Khoirunnisa sangat relevan, terutama bagi generasi muslimah hari ini. Ketangguhan bukan hanya soal fisik, melainkan tentang prinsip dan keistiqamahan. Ramadhan adalah ruang menempa iman agar semakin kokoh,” ungkap beliau.
Salah satu orang tua siswa pun menyampaikan rasa bangganya. “Kami bersyukur anak-anak diberi wadah untuk mengekspresikan pemahaman agamanya. Semoga tulisan seperti ini bukan hanya indah dibaca, tetapi juga menjadi pegangan hidupnya kelak,” ujarnya haru.
Melalui Literasi Ramadhan, MIFABARA terus menanamkan bahwa setiap anak adalah penulis kisah kebaikannya sendiri. Di hari kedua ini, pesan Khoirunnisa menggema lembut namun kuat: fisik boleh lelah, tetapi iman harus terus tumbuh, menguat, dan membaja dalam cahaya ketaatan.(nas)
