Sambut Ramadan, Ibu-Ibu Majelis Taklim An-Nur Larangan Ngaji Bareng KUA Pagentan

Banjarnegara (Humas) – Suasana di Majelis Taklim An-Nur, Desa Larangan, tampak lebih ramai dari biasanya pada Jumat siang (20/2/2026). Puluhan ibu-ibu berkumpul dengan wajah berseri untuk mengikuti penyuluhan agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan. Acara yang dimulai pukul 12.30 sampai 14.00 WIB ini mengangkat tema yang sangat dekat dengan hati, Marhaban yaa Ramadan.

Pertemuan ini terasa spesial karena dilakukan santai sambil duduk melingkar. Tujuannya sederhana: supaya ibadah puasa tahun ini tidak cuma sekadar menahan haus dan lapar, tapi benar-benar membawa perubahan baik buat keluarga.

Penyuluh dari KUA Pagentan menyampaikan bahwa menyiapkan diri menyambut Ramadan itu tidak harus repot dengan urusan belanja dapur saja. Yang paling penting adalah membersihkan hati dan niat.

“Ibu-ibu, puasa itu bukan cuma pindah jam makan saja. Yang lebih penting itu menjaga lisan dan hati kita. Jangan sampai kita puasa seharian, tapi pahalanya hilang karena kita masih suka marah-marah atau membicarakan tetangga. Mari kita jadikan Ramadan besok sebagai ajang melatih sabar,” pesan dari Penyuluh KUA Pagentan.

Ketua Majelis Taklim An-Nur, Kusrini, mengaku senang dengan kehadiran pihak KUA ke desanya. Menurutnya, penjelasan yang diberikan sangat mudah diterima oleh ibu-ibu di Desa Larangan.

“Alhamdulillah, bimbingan dari KUA Pagentan ini sangat bermanfaat buat kami. Kadang kami di desa ini butuh diingatkan lagi soal ilmu-ilmu dasar ibadah. Dengan begini, kami jadi makin semangat dan merasa lebih siap lahir batin buat puasa nanti,” kata Ibu Kusrini dengan penuh syukur.

Meski cuaca di luar cukup terik, suasana di dalam majelis tetap adem. Selama satu jam, ibu-ibu bebas bertanya soal apa saja. Ada yang tanya soal tips kuat puasa sambil tetap bekerja di sawah, ada juga yang bertanya soal cara mengatur waktu tadarus di sela-sela mengurus rumah tangga.

Acara ditutup tepat jam dua siang dengan doa bersama. Puluhan jamaah pun pulang dengan membawa ilmu baru dan senyum yang mengembang, siap menyambut bulan Ramadan dengan hati yang lebih tenang dan bahagia.

(an/azd)