PPMTQ Andalusia Banjarnegara Gelar Program Khusus Ramadhan (PKR) : Santri Semakin Dekat dengan Al-Qur’an

Banjarnegara – (02/3) Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an (PPMTQ) Andalusia Banjarnegara mengadakan kegiatan bertajuk PKR (Program Khusus Ramadhan). Program ini secara resmi dibuka pada tanggal 17 Februari 2026 oleh Mudhir Ma’had / Pengasuh PPMTQ Andalusia Banjarnegara, Ustadz Anwas Mahfudh, Al Hafidz.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan interaksi dengan Al-Qur’an. Melalui PKR, diharapkan para santri tidak hanya meningkatkan hafalan, tetapi juga memperkuat karakter, kedisiplinan, dan semangat dakwah.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Yayasan, Bapak Muh. Ilham Agung Wicaksono, Beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Program Khusus Ramadhan sebagai bentuk komitmen pondok dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlakul karimah.

Sejak hari pertama pelaksanaan, para santri tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Suasana Ramadhan di lingkungan pondok terasa lebih hidup, khidmat, dan penuh semangat ibadah.

Selama bulan Ramadhan, terdapat penyesuaian jadwal kegiatan. Kegiatan halaqoh diniyah untuk sementara waktu diliburkan, agar para santri dapat lebih fokus pada peningkatan ibadah, tilawah, dan program-program khusus Ramadhan tanpa mengurangi kekhusyukan dalam menjalankan amalan harian.

Adapun kegiatan santri selama Ramadhan tetap berjalan sebagaimana keseharian di pondok, seperti halaqoh Al-Qur’an, sholat tahajud berjamaah, sholat dhuha, sholat fardhu berjamaah, sholat ba’diyah dan qabliyah, murajaah surah pilihan, serta tadarus mandiri. Namun melalui Program Khusus Ramadhan (PKR), terdapat sejumlah kegiatan tambahan yang semakin menyemarakkan bulan suci ini.

Tambahan kegiatan dalam PKR antara lain:

  • Kultum Ramadhan yang disampaikan oleh para santri secara bergiliran guna melatih kemampuan public speaking dan keberanian berdakwah.
  • Tadarus Al-Qur’an dengan target 2 juz per hari.
  • Buka puasa dan sahur bersama yang menumbuhkan kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah.
  • Syiar tarawih dan tadarus keliling.

Dalam kegiatan syiar tarawih dan tadarus keliling, para santri dibagi menjadi enam kelompok yang bertugas melaksanakan sholat tarawih dan tadarus di masjid dan mushola sekitar lingkungan Andalusia. Beberapa tempat yang menjadi lokasi kegiatan tersebut di antaranya Mushola Nurul Amal, Mushola Ar Rohman, Mushola As Salam, Mushola Baiturridwan, Masjid Nur Sobirin, serta Masjid Abu Hurairah yang berada di lingkungan pondok sendiri.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengabdian santri kepada masyarakat, tetapi juga sebagai sarana melatih mental, kepercayaan diri, serta mempererat hubungan antara pondok dan masyarakat sekitar.

Selama pelaksanaan PKR, intensitas interaksi santri dengan Al-Qur’an terlihat sangat meningkat. Waktu-waktu mereka lebih banyak diisi dengan tilawah, murajaah, dan ibadah berjamaah. Nuansa Qur’ani terasa begitu kental di setiap sudut pondok.

Tidak hanya santri dan asatidz/ah , wali santri pun turut andil dalam menyukseskan Program Khusus Ramadhan ini. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam pengiriman snack dan takjil untuk berbuka puasa santri. Hal ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara pondok dan wali santri dalam membina generasi Qur’ani.

Dengan adanya Program Khusus Ramadhan (PKR) ini, PPMTQ Andalusia Banjarnegara berharap Ramadhan menjadi momentum pembentukan karakter santri yang lebih disiplin, berakhlak mulia, serta semakin mencintai dan dekat dengan Al-Qur’an. Semangat yang terbangun selama Ramadhan diharapkan terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. (h/em)