Banjarnegara – Semangat inovasi yang ditunjukkan para guru MIFABARA tidak hanya berdampak di dalam kelas, tetapi juga merambah ke dunia digital. Salah satu guru MIFABARA, Laeli, berhasil menunjukkan kiprahnya sebagai guru kreator dengan capaian 2,47 ribu subscriber di kanal yang ia kelola secara mandiri.(26/3)
Melalui kanal tersebut, Laeli secara konsisten membagikan berbagai konten edukatif dan inspiratif. Mulai dari kesehariannya sebagai wali kelas, tutorial pembelajaran, hiburan ringan, hingga latihan soal AKG. Selain itu, ia juga kerap membagikan ide media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh guru lain maupun siswa.
Menurut Laeli, media digital menjadi sarana yang sangat efektif untuk berbagi ilmu sekaligus memperluas jangkauan manfaat. “Awalnya hanya ingin mendokumentasikan kegiatan di kelas, tetapi ternyata bisa menjadi media berbagi. Harapannya, apa yang saya lakukan bisa menginspirasi guru lain untuk terus belajar dan berkarya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa menjadi guru di era sekarang tidak cukup hanya mengajar di kelas, tetapi juga perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan platform digital, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih variatif dan relevan dengan kehidupan siswa.
Kepala MIFABARA turut mengapresiasi capaian tersebut sebagai bentuk nyata dedikasi guru dalam mengembangkan diri. Menurutnya, kehadiran guru kreator seperti Laeli menjadi nilai tambah bagi madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
“Ini adalah bukti bahwa guru MIFABARA tidak hanya aktif di dalam kelas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi lebih luas melalui media digital. Kreativitas seperti ini perlu terus didukung dan dikembangkan,” tuturnya.
Beliau juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi guru lain untuk terus berinovasi dan tidak ragu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran.
“Setiap guru memiliki potensi luar biasa. Ketika potensi itu dikembangkan dan dibagikan, maka manfaatnya akan dirasakan oleh lebih banyak orang. Inilah makna guru sebagai pembelajar sepanjang hayat,” tambahnya.
Capaian ini semakin memperkuat komitmen MIFABARA dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman. Dari ruang kelas hingga dunia digital, para guru terus menyalakan semangat belajar dan berbagi.
Sebagaimana pesan inspiratif yang mengiringi langkah mereka, “Ketika ilmu dibagikan, ia tidak akan berkurang, justru akan semakin bertambah dan memberi cahaya bagi banyak orang.”(nas)
