Momentum Zulhijah, Penyuluhan KUA Kalibening Bangkitkan Spirit Ibadah

Banjarnegara (Humas) – Pengajian Majelis Taklim (MT) Fatayat NU Desa Sikumpul diikuti oleh 25 jamaah dalam suasana penuh kekhidmatan pada Senin (20/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari penyuluhan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya terkait momentum bulan Dzulhijjah.

Dalam pengajian tersebut, materi disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Susmiyati dengan tema “Keutamaan Bulan Dzulhijjah”. Ia menjelaskan bahwa Zulhijah merupakan salah satu bulan yang memiliki banyak keistimewaan dalam Islam, terutama pada sepuluh hari pertama yang dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah.

Susmiyati menguraikan bahwa amalan seperti puasa sunnah, dzikir, sedekah, serta memperbanyak takbir menjadi bagian penting dalam menyambut bulan Zulhijah. Ia juga menyinggung tentang ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ketaatan kepada Allah. 

“Bulan Dzulhijjah adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih pahala yang berlipat, sehingga sudah seharusnya kita mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak jamaah untuk tidak menyia-nyiakan momentum tersebut dengan memperbaiki niat dan meningkatkan kualitas ibadah. Menurutnya, keutamaan Zulhijah tidak hanya terletak pada ibadah ritual, tetapi juga pada kepedulian terhadap sesama.

Pengajian berlangsung dengan penuh antusias dari para jamaah yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan seksama. Interaksi yang hangat antara penyuluh dan jamaah menambah suasana menjadi lebih hidup dan bermakna.Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah MT Fatayat NU Desa Sikumpul dapat memahami dan mengamalkan keutamaan bulan Zulhijjah dalam kehidupan sehari-hari. KUA Kalibening pun terus berkomitmen menghadirkan penyuluhan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (wha/azd)

Skip to content