Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan agama (KUA) Kecamatan Mandiraja kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula KUA Mandiraja tersebut diikuti oleh 15 pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Bimbingan perkawinan ini dilaksanakan sebagai upaya membekali calon suami istri dengan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan dalam membangun rumah tangga yang harmonis, sehat, dan penuh tanggung jawab. Materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan kehidupan rumah tangga dalam perspektif agama, tetapi juga kesehatan keluarga, komunikasi pasangan, hingga pengelolaan konflik dalam keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman. Para calon pengantin diajak memahami pentingnya membangun komitmen, saling menghargai, serta menjaga kesehatan reproduksi demi terciptanya keluarga sakinah mawaddah warahmah.
Narasumber dari Puskesmas 1 Mandiraja, Sri Yuliani Ningsih, menyampaikan bahwa kesiapan menikah tidak hanya soal mental dan ekonomi, tetapi juga kesehatan pasangan.
“Melalui bimbingan ini, calon pengantin diharapkan memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, pola hidup sehat, dan komunikasi yang baik dalam keluarga agar dapat melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Dian Setiadi, menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar acara seremonial, melainkan ibadah dan amanah yang membutuhkan ilmu serta kesiapan.
“Bimbingan perkawinan ini menjadi bekal penting bagi calon pengantin agar mampu membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan menyelesaikan persoalan rumah tangga dengan bijaksana sesuai tuntunan agama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Mandiraja berharap para calon pengantin memiliki kesiapan lahir dan batin dalam memasuki kehidupan rumah tangga, sehingga mampu menciptakan keluarga yang kokoh, bahagia, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.







