KUA Purwanegara Dorong Ibu Muda Bangun Keluarga Harmonis dan Sehat Mental

Banjarnegara (Humas) – Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat dalam kegiatan bimbingan dan kepenyuluhan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, Retno Purnawati, pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Rajuli, Kepala Dusun Buaran, Desa Kutawuluh, dan diikuti sekitar 20 ibu muda yang memiliki anak balita.

Penyuluhan yang digelar bersama Posyandu Krida Lestari tersebut mengangkat tema “Kunci Kebahagiaan dalam Islam”. Materi ini dipilih karena dinilai sangat dekat dengan kehidupan para ibu muda yang sehari-hari disibukkan dengan mengurus rumah tangga sekaligus mendampingi tumbuh kembang anak.

Dalam penyampaiannya, Retno menegaskan bahwa kebahagiaan dalam keluarga tidak hanya dibangun dari kecukupan materi, tetapi juga dari ketenangan hati, rasa syukur, serta hubungan yang baik dengan Allah Swt dan sesama anggota keluarga.

“Ibu memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk suasana rumah tangga. Ketika ibu merasa bahagia dan tenang, anak-anak juga akan tumbuh dengan penuh kasih sayang dan rasa aman,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental selain kesehatan fisik. Menurutnya, banyak ibu yang terlalu fokus mengurus kebutuhan keluarga hingga lupa memperhatikan kondisi dirinya sendiri. Padahal, kesehatan mental ibu sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosional anak.

“Ibu adalah investasi anak. Jika ibunya bahagia, maka anak juga akan bahagia. Karena itu, seorang ibu perlu menjaga hati, pikiran, dan kedekatannya kepada Allah agar mampu menjalankan perannya dengan baik,” tambahnya.

Penyuluhan berlangsung interaktif dan diselingi diskusi ringan seputar tantangan menjadi ibu muda di era sekarang. Beberapa peserta tampak antusias berbagi pengalaman mengenai pola pengasuhan anak, menjaga keharmonisan keluarga, hingga cara mengelola emosi ketika menghadapi kelelahan dalam mengurus balita.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Selain menambah wawasan keagamaan, para ibu juga merasa mendapatkan motivasi dan dukungan moral dalam menjalani peran sebagai orang tua.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para ibu muda semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani demi terciptanya keluarga yang harmonis, sehat, dan penuh kebahagiaan sesuai nilai-nilai Islam. 

(rp/azd)

Skip to content