Banjarnegara (Humas) – Upaya meningkatkan kemampuan keagamaan dan keterampilan berbahasa Arab bagi generasi muda terus dilakukan oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara, Agus Triawan, di Madin Muhammadiyah Desa Karanganyar pada Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di gedung Madin Muhammadiyah tersebut mengangkat materi tentang muhadastah atau percakapan bahasa Arab. Penyuluhan ini diikuti para santri dan siswa madin yang tampak antusias sejak awal hingga akhir kegiatan. Suasana pembelajaran berlangsung hidup dengan praktik percakapan sederhana, pengenalan kosakata, hingga latihan berbicara secara langsung di depan teman-teman mereka.
Dalam penyampaiannya, Agus Triawan menjelaskan bahwa pembelajaran muhadastah memiliki peran penting dalam membangun keberanian anak-anak untuk menggunakan bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari. Menurutnya, bahasa Arab bukan hanya bahasa ilmu agama, tetapi juga sarana untuk memahami Al-Qur’an, hadis, dan literatur Islam secara lebih mendalam.
“Melalui latihan muhadastah, anak-anak dilatih untuk berani berbicara, melafalkan kosakata dengan baik, memahami struktur kalimat, serta menyampaikan ide atau gagasan secara langsung menggunakan bahasa Arab,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa metode praktik langsung menjadi salah satu cara efektif agar anak-anak tidak merasa takut atau malu ketika belajar bahasa Arab. Dengan suasana yang santai dan interaktif, para peserta lebih mudah memahami materi dan lebih percaya diri dalam mencoba percakapan sederhana.
Antusiasme peserta terlihat ketika mereka diminta mempraktikkan dialog singkat secara berpasangan maupun kelompok kecil. Tidak sedikit santri yang dengan semangat mencoba menghafal kosakata baru dan menirukan pelafalan yang dicontohkan pemateri. Sesekali suasana menjadi riuh oleh tepuk tangan dan semangat teman-teman lainnya yang saling memberikan dukungan.
Kegiatan penyuluhan semacam ini menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda agar memiliki kemampuan keagamaan yang baik sekaligus keterampilan komunikasi yang positif. Selain memperkuat pemahaman agama, pembelajaran bahasa Arab juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar para santri.
KUA Kecamatan Purwanegara berharap kegiatan pembinaan di madrasah diniyah dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu mencetak generasi muda yang religius, cerdas, dan memiliki kecintaan terhadap bahasa Al-Qur’an sejak usia dini.
(rp/azd)







