Banjarnegara – Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Banjarnegara ( Megabara ) sukses menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa ( LDKS ) 3 organisasi yaitu Organisasi Siswa Intra Madrasah ( OSIM ), Palang Merah Remaja ( PMR ), dan Pramuka. Kegiatan terlaksana di tengah suasana alam yang asri, Kampung Kelapa Sawit Kuwondogiri Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara pada hari Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota tiap organisasi sebanyak 20 anggota terbaiknya, pembina ekstrakurikuler, serta segenap panitia.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Natir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya jiwa leadership/kepemimpinan bagi generasi bangsa dan tantangannya.
“LDKS bukanlah sekadar agenda tahunan yang harus terlaksana. Wadah ini menjadi wahana penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak hanya pandai memerintah saja, tapi bagaimana bisa menjadi teladan, memiliki rasa peduli dan empati yang tinggi, serta siap menerima amanah dengan penuh pengabdian dan tanggung jawab. Ikutilah LDKS ini dengan sungguh-sungguh dan semangat. Selamat menempa diri, jadilah pemimpin yang berkarakter dan berintegritas,” terangnya.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Immadudin Abas. Beliau menyampaikan bahwa tujuan dari LDKS ini untuk membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan melatih berorganisasi. Tak lupa beliau juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
“ Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan hingga terlaksananya LDKS kolaboratif 3 organisasi Megabara tahun 2026 ini dengan baik. Kami berharap kegiatan ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Kepada seluruh peserta, jadikan momen ini sebagai sarana belajar agar kelak mampu menjadi pemimpin yang bijaksana dan bertanggung jawab, “ ujar Waka Kesiswaan Megabara ini.
Beliau berharap, setelah mengikuti LDKS ini, para pemimpin 3 organisasi besar di Megabara, siap secara mental untuk menjalankan roda organisasi untuk meneruskan estafet kepemimpinan serta mampu menjadi role model atau teladan bagi murid yang lain dalam kedisiplinan, tanggung jawab, juga dalam hal akademis dan prestasi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapat berbagai materi LDKS tentang organisasi di era milenial. Seperti pembekalan dasar PBB dan pembekalan dasar leadership. Tidak hanya itu, peserta LDKS juga mendapat permainan atau games.
Sesi outbound selalu menjadi momen yang dinanti dalam setiap kegiatan. Rasa lelah seolah menguap dari pancaran wajah peserta LDKS pada sesi ini. Dengan penuh antusias mereka membaur dalam kelompok untuk saling bekerja sama menyelesaikan tugas kelompok yang diberikan. Hal ini menandakan bahwa semangat kepemimpinan dan kebersamaan telah tumbuh diantara mereka.
Salah satu peserta LDKS, Firliana Azzahra, memberikan kesan setelah mengikuti serangkaian kegiatan. Menurutnya cukup seru, apalagi pada sesi game outbound. Permainan yang memang mengasah kepemimpinan dan kerjasama dalam berorganisasi.
“ LDKS kali ini cukup seru. Saya belajar banyak hal tentang tanggung jawab dan bagaimana harus mengalahkan ego sendiri karena kita ada dalam sebuah tim. Semoga bekal yang kita dapat hari ini, bisa kami buktikan lewat aksi nyata di organisasi nantinya. Buat teman-teman semua, yuk kita harus keluar dari zona nyaman dan tunjukkan bahwa kita bisa menjadi pemimpin masa depan yang bisa diandalkan, “ ajak Ketua OSIM Megabara kepada teman-temannya. ( fn )







