Penyuluh Agama Islam Pandanarum Bekali Ratusan Pelajar SMP N 1 Pandanarum tentang Pentingnya Menjaga Kehormatan Diri

Banjarnegara (Humas) – Upaya pembinaan karakter remaja terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum. Kali ini, Efatun Vaizah dan Suprihatin menyelenggarakan kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di SMP N 1 Pandanarum yang bertempat di Mushola sekolah setempat. Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa-siswi kelas tujuh dan delapan dengan penuh antusias dan semangat. (21/5/2026)

Dalam penyampaiannya, Efatun Vaizah menekankan bahwa masa remaja merupakan masa yang sangat menentukan masa depan seseorang. Oleh karena itu, para pelajar harus mampu menjaga sikap, pergaulan, dan perilaku agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun keluarga.

“Remaja saat ini harus punya benteng diri yang kuat. Jangan mudah terbawa pergaulan yang salah, karena kehormatan diri itu sangat mahal dan harus dijaga sejak sekarang. Kalian adalah harapan orang tua dan calon pemimpin masa depan,” tutur Efatun Vaizah saat memberikan motivasi kepada para peserta.

Sementara itu, Suprihatin mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga etika dalam berteman, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Menurutnya, menjaga kehormatan diri tidak hanya berkaitan dengan cara berpakaian atau pergaulan saja, tetapi juga menjaga ucapan, sopan santun, dan perilaku sehari-hari.

Kegiatan BRUS tersebut berlangsung interaktif. Para siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan yang diberikan pemateri. Beberapa siswa bahkan tampak berani menyampaikan pendapat dan pengalaman mereka terkait kehidupan remaja di lingkungan sekitar. Sesekali suasana kegiatan juga diwarnai gelak tawa ketika pemateri menyisipkan contoh-contoh ringan yang dekat dengan kehidupan pelajar sehari-hari.

Guru Pendidikan Agama Islam SMP N 1 Pandanarum yaitu Akas, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran para Penyuluh Agama yang telah memberikan pembinaan kepada para siswa. Ia mengaku kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh para pelajar sebagai tambahan motivasi dan penguatan karakter.

Dalam kesempatan tersebut, Akas juga menyampaikan permintaan maaf apabila selama kegiatan masih terdapat siswa yang tingkah lakunya sulit dikendalikan. “Kami mohon maaf apabila tadi masih ada beberapa siswa yang ramai dan belum bisa tertib sepenuhnya saat kegiatan berlangsung. Namun kami sangat berterima kasih kepada Ibu Efatun Vaizah dan Ibu Suprihatin yang tetap sabar memberikan bimbingan dan arahan kepada anak-anak kami,” ungkap Akas.

Kegiatan BRUS di SMP N 1 Pandanarum ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para siswa, terutama dalam membentuk pribadi remaja yang berakhlak baik, mampu menjaga kehormatan diri, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi perilaku negatif di lingkungan pergaulan maupun media sosial. 

(ev/azd)

Skip to content