Banjarnegara (Humas) – Suasana hangat dan penuh antusias tampak memenuhi Balai Nikah KUA Wanayasa saat puluhan calon pengantin mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Wanayasa, pada hari Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembekalan penting bagi para calon pasangan dalam menyiapkan kehidupan rumah tangga yang harmonis, sehat, dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Acara dipandu dengan komunikatif oleh moderator Nurkhotimah yang mampu membangun suasana diskusi menjadi hidup dan interaktif. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari materi keagamaan, komunikasi keluarga, hingga kesehatan reproduksi dan persiapan mental menuju kehidupan berumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, Tri Usiyawati selaku fasilitator Bimbingan Perkawinan menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan tanggung jawab, komitmen, dan kesiapan emosional.
“Pernikahan bukan sekadar acara sehari, melainkan ibadah panjang seumur hidup. Karena itu, calon pengantin perlu memiliki bekal ilmu, kesabaran, dan kemampuan komunikasi agar mampu menghadapi dinamika rumah tangga dengan bijak,” tutur Tri Usiyawati dalam penyampaian materinya.
Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dekat dengan realitas kehidupan pasangan muda masa kini. Para peserta diajak memahami pentingnya membangun keluarga sakinah melalui komunikasi yang sehat, pengelolaan konflik, serta saling menghargai antara suami dan istri.
Sementara itu, dari sektor kesehatan, Kus Andarini dari Puskesmas Wanayasa 2 memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum menikah, termasuk pola hidup sehat, kesehatan reproduksi, dan upaya pencegahan stunting sejak dini.
“Keluarga yang kuat dimulai dari pasangan yang sehat, baik fisik maupun mental. Persiapan pernikahan tidak cukup hanya menyiapkan acara, tetapi juga harus menyiapkan kesehatan dan kualitas generasi yang akan lahir nantinya,” jelas Kus Andarini.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Beberapa peserta bahkan mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang sebelumnya belum pernah mereka pahami tentang kehidupan rumah tangga.
Melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Wanayasa berharap para calon pengantin tidak hanya siap menikah secara administrasi, tetapi juga siap membangun rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan penuh keberkahan. Program ini sekaligus menjadi bentuk nyata upaya preventif dalam menekan angka perceraian dan membangun ketahanan keluarga di tengah masyarakat.
(sk/azd)







