Banjarnegara – Dari pijakan kecil lahir lompatan besar. Dari latihan yang tekun, prestasi pun menemukan jalannya. Semangat juang peserta didik MIFABARA kembali mengantarkan prestasi dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Kecamatan Banjarnegara. Bertempat di Stadion Banjarnegara, para peserta dari berbagai madrasah beradu kemampuan dalam cabang olahraga atletik, salah satunya nomor lompat jauh.(19/9)
Pada kesempatan tersebut, MIFABARA berhasil menorehkan prestasi melalui dua atlet mudanya. Akhmad Furkon Al Faris tampil gemilang pada nomor lompat jauh putra dan berhasil meraih Juara 1. Sementara itu, pada nomor lompat jauh putri, Almahyra Hasna Hadiba sukses mengamankan Juara 3.
Penampilan keduanya menunjukkan bahwa sebuah lompatan tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga keberanian, konsentrasi, ketepatan, dan mental yang kuat. Setiap langkah menuju papan tolakan menjadi bagian dari proses untuk memberikan hasil terbaik.
Kepala MIFABARA, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih Furkon dan Almahyra. Mereka telah menunjukkan semangat, keberanian, dan sportivitas dalam mengikuti perlombaan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya untuk berani mengembangkan potensi masing-masing,” ungkapnya.
Bagi Akhmad Furkon Al Faris, keberhasilan meraih juara pertama menjadi pengalaman berharga yang semakin memotivasinya untuk berlatih.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih juara pertama. Terima kasih kepada guru dan pembimbing yang sudah melatih serta memberikan semangat. Setelah ini saya ingin terus berlatih agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” tutur Furkon.
Sementara itu, Almahyra Hasna Hadiba mengaku bangga dapat mempersembahkan prestasi bagi MIFABARA.
“Saya bersyukur bisa mendapatkan juara tiga. Lomba ini membuat saya semakin percaya diri dan ingin lebih giat berlatih. Semoga ke depannya saya bisa memberikan hasil yang lebih baik,” ujar Almahyra.
Dua prestasi tersebut menambah warna dalam perjalanan MIFABARA di PORSENI Kecamatan Banjarnegara. Bagi madrasah, setiap medali bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi buah dari latihan, disiplin, keberanian, doa, dan semangat untuk terus bertumbuh.
Hari itu, Stadion Banjarnegara menjadi saksi bahwa dari sebuah tolakan, seorang anak dapat belajar untuk terbang lebih jauh bukan hanya di atas arena, tetapi juga dalam mengejar mimpi dan prestasi.(nas)
\






