Jangan Biarkan Orang Sakit Merasa Sendiri, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Jemaah Pahami Adab Menjenguk

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Sarwono, memberikan penyuluhan kepada jemaah Majelis Taklim Melati Muda Desa Kalibening, Jumat (2/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sarwono menyampaikan materi tentang adab menjenguk orang sakit sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut mengajak jemaah memahami bahwa menjenguk orang sakit bukan sekadar datang untuk melihat kondisi seseorang. Lebih dari itu, kehadiran keluarga, tetangga, maupun sahabat dapat menjadi bentuk perhatian dan dukungan bagi mereka yang sedang menghadapi 

masa sulit.

Sarwono menjelaskan, menjenguk orang sakit perlu dilakukan dengan memperhatikan adab. Sikap, ucapan, dan perilaku selama berada di hadapan orang yang sedang sakit hendaknya tetap dijaga agar kehadiran tersebut benar-benar memberikan ketenangan, bukan justru menambah beban pikiran.

“Ketika menjenguk orang sakit, niatkan sebagai bentuk kepedulian dan ibadah. Sampaikan kata-kata yang menenangkan, berikan semangat, serta jangan membuat orang yang sakit merasa semakin terbebani,” ungkap Sarwono.

Selain memperhatikan ucapan, jemaah juga diajak memahami pentingnya menghormati kondisi orang yang sedang sakit. Waktu berkunjung sebaiknya disesuaikan dengan keadaan, tidak terlalu lama, dan tetap memberikan kesempatan kepada pasien untuk beristirahat.

Pembahasan tersebut mendapat perhatian jemaah karena menjenguk orang sakit merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang cukup sering dilakukan. Melalui pemahaman adab yang baik, jemaah diharapkan dapat menghadirkan rasa nyaman sekaligus menunjukkan kepedulian kepada sesama.

Penyuluhan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sederhana dapat memberikan arti besar bagi seseorang yang sedang menghadapi ujian sakit. Dengan menjaga adab saat berkunjung, hubungan silaturahmi sekaligus semangat saling menguatkan di tengah masyarakat dapat terus terpelihara. 

(WHA/azd)