Banjarnegara (Humas) – Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Wahid Hakim Azzaky, melaksanakan pemeriksaan berkas sekaligus memberikan Bimbingan Perkawinan kepada calon pengantin, Senin (5/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, calon pengantin dibekali materi tentang membangun rumah tangga tanpa kekerasan sebagai bagian dari persiapan mewujudkan keluarga yang aman, harmonis, dan saling menghargai.
Bimbingan tersebut mengajak calon pengantin memahami bahwa kehidupan rumah tangga tidak hanya membutuhkan kesiapan administrasi dan mental untuk menikah, tetapi juga kemampuan menjaga hubungan agar terbebas dari berbagai bentuk kekerasan. Pasangan perlu memiliki kesadaran sejak awal bahwa rumah seharusnya menjadi tempat yang memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarga.
Wahid menjelaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak selalu berbentuk tindakan fisik. Perkataan yang merendahkan, bentakan, ancaman, tekanan secara emosional, hingga persoalan ekonomi yang digunakan untuk mengendalikan pasangan juga perlu diwaspadai.
“Rumah tangga harus dibangun dengan rasa aman, saling menghormati, dan komunikasi yang sehat. Kekerasan, baik secara fisik, verbal, psikis maupun ekonomi, tidak boleh dianggap sebagai hal biasa dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga,” jelas Wahid.
Melalui materi tersebut, calon pengantin diajak mengenali berbagai bentuk kekerasan sekaligus membangun kebiasaan menyelesaikan perbedaan melalui komunikasi dan musyawarah. Ketika muncul persoalan, pasangan diharapkan mampu menahan emosi dan mencari jalan keluar tanpa saling menyakiti.
Bimbingan Perkawinan juga menjadi ruang bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah pernikahan. Bekal pengetahuan mengenai relasi yang sehat diharapkan dapat membantu pasangan membangun rumah tangga yang dilandasi kasih sayang, penghormatan, dan tanggung jawab bersama.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Kalibening memberikan pembekalan kepada calon pengantin agar tidak hanya siap memasuki pernikahan, tetapi juga mampu menjaga rumah tangga tetap menjadi ruang tumbuh yang aman dan penuh kebaikan.
(WHA/azd)
