Sinergi KUA dan Puskesmas: Tanam Cinta, Semai Iman Sejak Kecil di Kelompok Binaan Kelas Ibu Balita Desa Bandingan

Banjarnegara (Humas) – Upaya mencetak generasi yang sehat jasmani dan kuat rohani memerlukan sinergi lintas sektor. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi apik antara Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit dan tenaga kesehatan Puskesmas 1 Rakit.

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan pada Kelompok Binaan Kelas Ibu dan Balita Desa Bandingan dilaksanakan pada Senin (19/10/2026).

Bertempat di rumah Wahito selaku Kepala Desa Bandingan. Kegiatan didampingi Ketua TP PKK Desa Bandingan dan dihadiri 15 ibu-ibu PKK serta Bidan Desa Bandingan, Wiwin Hidayanti.

Hadir dua pemateri dengan materi yang saling melengkapi. Pemateri pertama dari tenaga kesehatan Puskesmas 1 Rakit, Nesri, menyampaikan materi “Tumbuh Kembang Anak”.

Nesri menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang secara rutin. “Tumbuh kembang tidak hanya soal berat dan tinggi badan, tetapi juga motorik, bahasa, dan sosial. Berikan ASI eksklusif, MPASI bergizi seimbang, imunisasi lengkap, dan stimulasi yang penuh kasih sayang. Deteksi dini keterlambatan sangat penting agar cepat tertangani,” ujarnya.

Pemateri kedua, Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati, mengusung tema “Menanam Cinta, Menyemai Iman Sejak Kecil”.

“Anak adalah amanah Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. At-Tahrim ayat 6, ‘Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka’. Menjaga anak bukan hanya memberi makan, tetapi menanamkan cinta dan iman sejak dini,” tutur Endah.

Endah menjelaskan tiga cara menanam cinta dan iman. Pertama, mulai dengan cinta dan doa. “Sejak dalam kandungan, perdengarkan ayat Al-Qur’an, ucapkan kalimat baik, dan doakan. Cinta ibu adalah madrasah pertama bagi anak” jelasnya.

Kedua, semai iman dengan keteladanan. “Anak meniru apa yang dilihat. Biasakan salat tepat waktu, berkata jujur, dan bersedekah. Jangan hanya menyuruh, tetapi beri contoh” terangnya.

Ketiga, jadikan rumah sebagai taman iman. “Ciptakan kebiasaan membaca doa harian, cerita nabi, dan membiasakan adab makan dan tidur. Rumah yang dipenuhi dzikir akan melahirkan anak yang saleh dan salehah” tegasnya.

Ketua TP PKK Bandingan mengapresiasi sinergi ini. Kegiatan ditutup dengan pemeriksaan balita dan doa bersama agar anak-anak Desa Bandingan tumbuh sehat, cerdas, dan beriman.

(n/azd)