Jangan Biarkan Pergaulan Menjauhkan dari Akhlak Mulia, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Jemaah Pahami Adab Bergaul

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Sarwono, melaksanakan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Irmas Melati Tunas, Desa Kalibening, Selasa (20/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan materi tentang adab bergaul sebagai upaya meningkatkan pemahaman jemaah mengenai pentingnya menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Sarwono mengajak jemaah memahami bahwa pergaulan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Melalui hubungan dengan orang lain, seseorang dapat saling mengenal, membantu, dan mempererat persaudaraan. Namun, pergaulan perlu dilandasi nilai-nilai agama agar tidak menimbulkan perselisihan maupun perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Ia menekankan bahwa adab bergaul dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, seperti bertutur kata dengan sopan, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, serta menghargai perbedaan pendapat. Menjaga lisan juga menjadi hal penting, termasuk menghindari perkataan kasar, ghibah, fitnah, dan ucapan yang dapat menyakiti perasaan orang lain.

“Adab dalam bergaul menunjukkan bagaimana kita menghargai orang lain. Karena itu, biasakan berkata baik, menjaga sikap, dan tidak mudah menghakimi. Pergaulan yang dilandasi akhlak mulia akan membantu menjaga kerukunan dan mempererat hubungan antarsesama,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi penyuluhan tersebut.

Selain itu, jemaah diajak untuk membangun lingkungan pergaulan yang positif, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta menghindari kebiasaan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama diharapkan dapat diterapkan, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Melalui penyuluhan ini, jemaah Majelis Taklim Irmas Melati Tunas diharapkan semakin memahami pentingnya adab bergaul dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjaga akhlak dan menghormati sesama, kerukunan serta persaudaraan di lingkungan masyarakat dapat terus terpelihara.

(WHA/azd)