Banjarnegara (Humas) – Setiap insan pasti pernah merasakan lelah, rapuh, dan kehilangan arah. Namun, bagi seorang mukminah, kelelahan itu bukan akhir, melainkan jalan untuk kembali menemukan kekuatan diri dalam dekapan iman.
Pesan mendalam tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fatma Kurnianingsih, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Majelis Taklim Dalailul Khoirot Desa Luwung yang diketuai Wartonah pada Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Selasa. Fatma mengusung tema “Menemukan Kekuatan Diri dalam Dekapan Iman” sebagai jawaban atas keresahan banyak perempuan yang menghadapi beban ganda dalam keluarga dan kehidupan.
Allah berfirman dalam QS. Ali Imran ayat 139,
‘Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman‘.
Ayat ini menegaskan bahwa kekuatan diri ada pada iman.
Menurut Fatma, ada tiga cara menemukan kekuatan diri dalam dekapan iman. Pertama, pulanglah kepada Allah saat rapuh. “Ketika masalah datang, jangan lari dari Allah, justru mendekatlah. Perbanyak sujud, curhat dalam doa, dan menangislah dalam munajat. La tahzan innallaha ma’ana, jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita” paparnya.
Kedua, rawat hati dengan zikir dan syukur. “Hati yang kuat bukan hati yang tidak pernah terluka, tetapi hati yang selalu diisi zikir. Bacalah Dalailul Khoirot, perbanyak istigfar dan salawat. Dengan bersyukur, kita akan melihat betapa banyak nikmat yang masih Allah beri” jelasnya.
Ketiga, kuatkan diri dengan kebersamaan. “Iman akan lebih kuat jika dijaga bersama. Majelis taklim adalah dekapan iman itu. Di sinilah kita saling menguatkan, saling mendoakan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan” tegasnya.
Ketua MT Dalailul Khoirot, Wartonah, mengucapkan terima kasih atas pencerahan yang diberikan.”Kajian ini sangat menyentuh hati kami. Kami merasa dikuatkan dan termotivasi untuk terus istikamah mengaji,” tutur Wartonah.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan salawat Dalailul Khoirot dan doa bersama agar seluruh jemaah diberi keteguhan iman, ketenangan jiwa, dan kekuatan dalam menjalani ujian kehidupan.
(n/azd)
