Banjarnegara (Humas) – Al-Qur’an diturunkan bukan sekadar untuk dibaca, tetapi untuk membimbing hati yang gelisah, menguatkan jiwa yang rapuh, dan menjadi cahaya dalam setiap langkah kehidupan.
Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Majelis Taklim Mar’atus Solikhah Desa Bandingan RT 01 RW 04 yang diketuai Adminah pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan dilaksanakan setiap hari Jum’at berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Endah mengusung tema “Sejauh Mana Al-Qur’an Membimbing Hati Kita” sebagai bahan muhasabah untuk melihat kembali hubungan kita dengan Kalamullah.
“Allah berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 82, ‘Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman’. Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah syifa, obat bagi hati,” ujar Endah.
Endah mengajak jemaah untuk mengukur diri dengan tiga pertanyaan. Pertama, seberapa sering hati kita disentuh Al-Qur’an? “Banyak dari kita rajin memegang gawai berjam-jam, tetapi berat memegang mushaf lima menit. Jika hati jauh dari Al-Qur’an, maka hati akan mudah gelisah, mudah marah, dan mudah putus asa. Hati yang dekat dengan Al-Qur’an akan lembut dan tenang” jelasnya.
Kedua, apakah Al-Qur’an sudah menjadi pedoman keputusan? “Saat ada masalah keluarga, saat bingung mendidik anak, saat ekonomi sulit, apakah yang pertama kita cari adalah jawaban Al-Qur’an? Atau justru kita mencari jawaban di tempat lain? Jadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk utama” terangnya.
Ketiga, sudahkah Al-Qur’an mengubah akhlak kita? “Tanda Al-Qur’an membimbing hati adalah perubahan akhlak. Menjadi lebih sabar, lebih jujur, lebih pemaaf, dan lebih peduli. Jika bacaan Al-Qur’an belum mengubah perilaku kita, berarti kita baru membaca di lisan, belum masuk ke hati” tegasnya.
Ketua MT Mar’atus Solikhah, Adminah, menyampaikan terima kasih atas bimbingan yang menyejukkan.
Kegiatan ditutup dengan tadarus bersama dan doa agar seluruh jemaah dijadikan keluarga Al-Qur’an, diberi hati yang bercahaya karena Al-Qur’an, dan diberi kekuatan untuk istikamah mengamalkannya.
(n/azd)
