Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya membentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara, Suntoro, beserta pendamping Program Kelompok Harapan (PKH), Putri Shinta Prima Siwi Prantri dan Lurah Parakancanggah, Nur Hayati, menggelar kegiatan Pembinaan Keluarga Islami di salah satu rumah warga Parakancanggah pada hari Rabu (29/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu penerima manfaat PKH dan masyarakat sekitar. Dengan tema “Anak Hebat, Iman Kuat”, acara ini bertujuan menanamkan pentingnya peran orang tua dalam menumbuhkan nilai-nilai keimanan dan akhlak sejak usia dini.
Penyuluh Agama Islam, dalam materinya, menekankan bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Oleh karena itu, orang tua perlu menjadi teladan dalam hal ibadah, kejujuran, dan kasih sayang. “Anak bukan hanya perlu makanan yang bergizi, tetapi juga asupan iman yang kuat agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berakhlak baik,” ujarnya.
Pendamping PKH menambahkan bahwa penguatan spiritual keluarga juga berdampak positif terhadap kesejahteraan sosial. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kasih dan bimbingan agama cenderung lebih disiplin dan berprestasi.
Sementara itu, Lurah Parakancanggah, Nur Hayati, mengapresiasi kolaborasi ini sebagai langkah nyata dalam membangun masyarakat yang sejahtera lahir dan batin. “Kegiatan seperti ini sangat penting. Dengan pembinaan iman dan moral, kita membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter,” tuturnya.
Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan doa bersama. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, sehingga nilai-nilai keislaman semakin mengakar di tengah keluarga dan masyarakat Parakancanggah.







