Asah Jiwa Wirausaha, Siswa Mandabara Gelar Praktik Life Skill Bisnis Kuliner

Banjarnegara – Suasana di lingkungan MAN 2 Banjarnegara (Mandabara) tampak lebih meriah dari biasanya, (22/1). Bukan tanpa alasan, para siswa kelas XII sedang berjibaku dengan bumbu dapur dan strategi pemasaran dalam kegiatan Praktik Life Skill Bisnis Kuliner. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan nyata di dunia kerja, khususnya dalam bidang tata boga dan kewirausahaan.

Kegiatan yang berlangsung di area Mandabara ini diikuti oleh 17 kelompok, di mana setiap kelompok terdiri atas tiga siswa. Mereka tidak hanya dituntut menyajikan hidangan dengan rasa yang lezat, tetapi juga harus mampu membangun branding serta memasarkan produk secara langsung kepada konsumen di lingkungan madrasah.

Kepala Madrasah, Prihantoro Achmad, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Beliau memantau langsung proses produksi hingga pemasaran yang dilakukan oleh para siswa.

 “Kami sangat mendukung kegiatan praktik ini. Saya berharap pengalaman mengelola bisnis kuliner dari hulu ke hilir ini dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa setelah lulus nanti, baik untuk berwirausaha maupun melanjutkan studi,” ujar Prihantoro Achmad saat ditemui di lokasi kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Rokhimah selaku guru pengampu mata pelajaran terkait, menjelaskan bahwa kurikulum yang diterapkan mencakup aspek teori dan praktik secara komprehensif. Siswa diajarkan mulai dari tahap perencanaan yang matang hingga proses evaluasi akhir.

“Siswa-siswa diajarkan secara lengkap, mulai dari perencanaan yang meliputi penggalian ide bisnis, pembagian tugas, penyiapan alat dan bahan, hingga penentuan harga jual yang kompetitif. Setelah produk dibuat dan dipasarkan, kami menutupnya dengan sesi evaluasi untuk melihat kekurangan dan kelebihan proses bisnis mereka. Harapannya, ini bisa memberikan gambaran nyata dunia bisnis kepada mereka,” jelas Rokhimah.

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi meskipun mereka harus bekerja keras sejak pagi. Rasa lelah terbayar lunas ketika produk-produk kreatif buatan mereka ludes terjual dalam waktu singkat. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas siswa Mandabara tidak terbatas dan setiap anak memiliki potensi untuk menjadi juara di bidang kuliner maupun bisnis. (ta)