Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali mencatatkan kiprahnya di tingkat provinsi. Hj. Yuniyati, guru matematika sekaligus wakil kepala urusan kurikulum, ikut serta sebagai salah satu anggota tim paduan suara PGRI Kabupaten Banjarnegara yang mengikuti Lomba Paduan Suara PGRI Tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Persenijar tahun 2025. Lomba tahun ini dilaksanakan secara daring dengan mengunggah video penampilan paduan suara ke kanal YouTube resmi PGRI Kabupaten Banjarnegara.
Pengambilan video lomba berlangsung pada Senin (22/9) di aula kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara. Seluruh anggota tim hadir mengenakan seragam kebanggaan PGRI dengan selempang biru yang menjadi ciri khas peserta lomba paduan suara. Para peserta tampak antusias dan kompak saat pengambilan video berlangsung.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas keterlibatan Hj. Yuniyati dalam ajang bergengsi tersebut.
“Kami tentu merasa bangga karena salah satu guru terbaik Madtsansa bisa berpartisipasi mewakili Banjarnegara di tingkat provinsi. Ini bukan hanya membawa nama pribadi atau madrasah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota PGRI se-Jawa Tengah. Semoga penampilan yang sudah direkam dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Banjarnegara,” ujarnya.
Hj. Yuniyati sendiri mengaku bersyukur bisa menjadi bagian dari tim paduan suara PGRI.
“Ini pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Meski sehari-hari saya mengajar matematika, seni musik dan olah vokal adalah salah satu hobi yang memang sering saya tekuni. Proses latihan bersama teman-teman tim paduan suara berlangsung intens, penuh semangat, dan terasa seperti keluarga besar yang saling mendukung. Saya berharap video yang sudah diunggah bisa memberikan kesan positif bagi dewan juri dan membawa Banjarnegara meraih prestasi,” tutur Yuniyati.
Ketua PGRI Ranting MTs Negeri 1 Banjarnegara, Novia Fajriati Alqomar, juga memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan Hj. Yuniyati.
“Sebagai pengurus PGRI ranting, kami selalu mendorong guru-guru untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan PGRI, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Partisipasi Bu Yuniyati menjadi contoh nyata bahwa guru Madtsansa memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi dalam pengembangan organisasi. Semoga kegiatan ini memotivasi guru-guru lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkap Novia.
Senada dengan itu, Hj. Amri Inayati, guru seni musik MTs Negeri 1 Banjarnegara, menilai bahwa keterlibatan guru dalam ajang paduan suara dapat memberikan dampak positif, terutama dalam menumbuhkan kecintaan terhadap seni di kalangan peserta didik.
“Saya melihat bahwa keaktifan guru dalam bidang seni akan memberikan teladan yang baik bagi siswa. Mereka akan melihat bahwa seni bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana untuk mengekspresikan diri dan membangun kebersamaan. Kegiatan seperti ini sekaligus menambah wawasan guru tentang teknik vokal dan harmonisasi yang nantinya bisa ditularkan kepada siswa,” jelas Amri.
Proses perekaman video lomba berjalan lancar dan penuh kekompakan. Tim paduan suara menyanyikan lagu-lagu wajib dan pilihan dengan penuh penghayatan. Setelah proses pengambilan video selesai, tim segera menyerahkan hasil rekaman kepada panitia untuk kemudian diunggah di kanal YouTube PGRI Kabupaten Banjarnegara sebagai bentuk penilaian lomba.
Dengan keterlibatan Hj. Yuniyati dalam tim paduan suara, MTs Negeri 1 Banjarnegara menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kegiatan-kegiatan PGRI. Tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, Madtsansa juga mendorong guru-gurunya untuk mengembangkan potensi di bidang seni dan organisasi. Harapan besar pun tertuju pada hasil lomba, semoga tim paduan suara PGRI Kabupaten Banjarnegara mampu meraih prestasi membanggakan di tingkat provinsi dan menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya. (Lin/La)







