Bangun Karakter Siswa, MTsN 1 Banjarnegara Rutin Laksanakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali melaksanakan kegiatan rutin 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) pada Jum’at (12/9) setelah salat duha berjamaah. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 hingga 08.10 ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan pendampingan wali kelas dan guru-guru terkait.

Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi program penguatan karakter yang menjadi ciri khas madrasah. Tujuh kebiasaan yang diterapkan meliputi: melaksanakan salat duha, melatih jasmani dengan senam, memperkuat spiritualitas melalui tahfiz Al-Qur’an, menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan dengan sarapan sehat, membiasakan literasi, menjaga kebersihan, dan memperkuat kedisiplinan.

Wakil kepala urusan kurikulum, Yuniyati, menjelaskan bahwa KAIH dilaksanakan secara konsisten setiap pekan untuk menumbuhkan budaya positif di lingkungan madrasah.

“Program 7 KAIH ini adalah salah satu upaya kami membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat. Setiap jenjang kelas memiliki kegiatan yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya. Kelas VII misalnya, mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat untuk menjaga kebugaran. Kelas VIII melaksanakan tahfiz Juz 30 agar semakin dekat dengan Al-Qur’an, sedangkan kelas IX sarapan bersama dengan bekal bergizi sesuai prinsip Isi Piringku, kemudian dilanjutkan perwalian,” jelas Yuniyati.

Di lapangan utama madrasah, siswa kelas VII tampak antusias mengikuti gerakan Senam Anak Indonesia Hebat.

Wali kelas 9E, Sumiyati, yang turut mendampingi siswanya dalam kegiatan sarapan sehat menyampaikan apresiasi kepada siswa yang membawa bekal sesuai anjuran.

“Saya senang melihat anak-anak sudah terbiasa membawa bekal dari rumah. Menu yang mereka bawa pun bervariasi dan memenuhi gizi seimbang. Ini sangat positif untuk mendukung konsentrasi belajar mereka setelah sarapan,” ujarnya.

Sementara itu, di masjid Darul Ulum, lantunan ayat suci terdengar merdu ketika siswa kelas VIII melaksanakan tahfiz Juz 30. Ma’arif Gunawan, koordinator kegiatan tahfiz, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memupuk kecintaan siswa pada Al-Qur’an.

“Kami mengharapkan melalui tahfiz rutin setiap Jumat, anak-anak tidak hanya hafal tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an. Kami mendorong mereka untuk membawa buku habbit taqwa agar kebiasaan baik ini bisa terpantau perkembangannya,” kata Ma’arif.

Naira, salah satu siswa kelas 8E, mengungkapkan rasa bahagianya bisa mengikuti tahfiz bersama teman-temannya.

“Setiap Jumat pagi rasanya berbeda karena kami bisa setor hafalan di masjid. Saya jadi semakin bersemangat menghafal karena bisa mendengar teman-teman membaca dengan suara indah. Ini juga membuat saya lebih disiplin mengulang hafalan di rumah,” tuturnya.

Tak kalah semangat, siswa kelas VII yang mengikuti senam terlihat gembira. Faqih, siswa kelas 7C, mengaku senam membuatnya lebih segar dan siap belajar.

“Awalnya saya agak malas karena masih pagi, tapi setelah senam badan terasa segar. Gerakannya juga menyenangkan karena diiringi musik. Setelah itu jadi lebih semangat untuk mengikuti pelajaran,” kata Faqih sambil tersenyum.

Kegiatan perwalian untuk kelas IX menjadi penutup rangkaian 7 KAIH hari ini. Dalam perwalian, wali kelas memberikan pembinaan terkait kedisiplinan, motivasi belajar, serta penguatan karakter menjelang ujian.

Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap seluruh siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai positif dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. “Kami ingin mencetak generasi yang sehat, disiplin, cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter unggul,” tutup Yuniyati.

Kegiatan rutin 7 KAIH ini diharapkan terus berjalan dan menjadi budaya madrasah yang berdampak pada pembentukan profil pelajar Pancasila dan pelajar rahmatan lil ‘alamin. (Fy/La)

Skip to content