Tim MTsN 1 Banjarnegara Sukses Upload Proposal Riset OMI 2025

Banjarnegara (Humas)  – Sebanyak 13 tim riset MTs Negeri 1 Banjarnegara berhasil menyelesaikan dan mengunggah proposal penelitian mereka untuk ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang riset pada Rabu (10/9). Proses pengunggahan dilakukan secara daring melalui laman resmi (https://omi.kemenag.go.id) sesuai batas waktu yang telah ditetapkan panitia. Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh keluarga besar MTsN 1 Banjarnegara karena menjadi langkah awal menuju kompetisi riset tingkat nasional.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh tim.

“Kami sangat bangga, 13 tim riset dari madrasah ini berhasil mengunggah proposal tepat waktu. Ini bukan hanya tentang menyelesaikan kewajiban, tetapi juga menunjukkan komitmen kita terhadap pengembangan budaya riset di madrasah. Semoga dari 13 proposal yang dikirimkan ada yang tembus semifinal bahkan grand final,” ungkapnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran para pembimbing riset yang mendampingi siswa dalam penyusunan proposal. Musfiatul Muniroh, salah satu pembimbing riset, mengaku proses pendampingan bukanlah hal yang mudah.

“Mendampingi siswa menulis proposal riset berarti membimbing mereka berpikir kritis, mencari referensi yang relevan, hingga memastikan tidak ada plagiarisme. Semua proposal sudah dicek similarity agar memenuhi ketentuan maksimal 25 persen sebagaimana yang dipersyaratkan OMI. Alhamdulillah semuanya berhasil diunggah,” jelas Musfiatul.

Di antara 13 proposal tersebut, terdapat beragam tema penelitian dari berbagai bidang, mulai dari integrasi keislaman, SDGs, hingga transformasi digital. Salah satu tim yang menarik perhatian adalah tim yang digawangi oleh Eta dan pasangannya Ufa. Mereka meneliti Efektivitas Penyaluran Zakat Maal di Banjarnegara. Menurut Eta, penelitian ini berangkat dari keprihatinannya melihat penyaluran zakat yang belum merata.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana zakat maal disalurkan tepat sasaran dan memberikan dampak bagi mustahik. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi lembaga zakat setempat agar lebih efektif dalam mendistribusikan dana zakat,” ujar Eta bersemangat.

Sementara itu, tim riset yang beranggotakan Keanu dan Ilham mengusung penelitian tentang Pembuatan Absorban Penjernih Air Ramah Lingkungan. Keanu menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan upaya mencari solusi sederhana untuk membantu masyarakat mendapatkan air bersih.

“Kami mencoba membuat absorban dari bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar kita. Harapan kami, inovasi ini dapat diaplikasikan oleh masyarakat di daerah yang kesulitan mendapatkan air layak konsumsi,” kata Keanu.

Ilham menambahkan bahwa riset mereka masih dalam tahap awal namun memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Jika proposal kami lolos ke tahap berikutnya, kami akan melakukan uji coba lebih lanjut untuk memastikan efektivitas absorban ini. Targetnya, hasil penelitian kami bisa dipublikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Keberhasilan 13 tim riset ini juga menjadi bukti semangat kolaborasi antara siswa dan guru pembimbing. Seluruh proposal telah memenuhi ketentuan administrasi, mencakup orisinalitas gagasan, kreativitas, relevansi teori, metode penelitian, dan kebermanfaatan. Panitia OMI menilai proposal berdasarkan enam aspek tersebut sebelum menentukan 30 proposal terbaik yang berhak maju ke babak semifinal.

Musfiatul Muniroh berharap seluruh tim tidak berhenti sampai tahap proposal.

“Tahap berikutnya adalah presentasi proposal secara daring. Ini tantangan lagi karena siswa harus menguasai materi, menyampaikan dengan jelas dan efektif hanya dalam waktu lima menit. Kami akan terus melakukan pembimbingan agar anak-anak siap tampil optimal,” tutupnya.

Dengan selesainya tahap pengunggahan proposal ini, MTsN 1 Banjarnegara optimis dapat melahirkan inovator muda yang berkontribusi pada pembangunan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan masyarakat. Kini, seluruh warga madrasah menanti hasil seleksi administrasi dan penilaian proposal dari panitia OMI 2025 dengan penuh harapan. (Fy/La)

Skip to content