Guru MIFABARA Ikuti Diskusi Penyusunan Naskah, Mantapkan Kualitas Soal Asesmen di Madrasah Jenjang MI

Banjarnegara – Dalam rangka memastikan kualitas naskah asesmen yang akan digunakan dalam proses pembelajaran di madrasah, Nani guru MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) yang masuk dalam tim evaluasi penyusun naskah mengikuti diskusi penyusunan naskah yang dilaksanakan di Sari Rahayu, Semampir. (3/10)

Kegiatan diskusi menjadi ruang penting bagi guru untuk melakukan pemantapan sekaligus memastikan setiap butir soal yang telah disusun benar-benar memenuhi kaidah penulisan soal yang baik, jelas, terukur, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Diskusi dipimpin langsung oleh Ketua KKG Kabupaten Banjarnegara, Sugeng. Dalam arahannya, guru kembali mencermati berbagai aspek dalam penyusunan soal, mulai dari kesesuaian materi dengan capaian dan tujuan pembelajaran, ketepatan konstruksi soal, penggunaan bahasa, kejelasan stimulus, hingga kesesuaian antara soal dan kompetensi yang hendak diukur.

Proses pembahasan dilakukan secara bersama-sama. Setiap anggota KKG memiliki kesempatan untuk memberikan masukan, mengoreksi, dan mendiskusikan butir soal yang masih memerlukan penyempurnaan. Dengan demikian, soal yang dihasilkan tidak hanya tepat secara materi, tetapi juga mampu memberikan gambaran yang lebih objektif terhadap kemampuan peserta didik.

Bagi guru MIFABARA, keterlibatan dalam kegiatan KKG menjadi bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kompetensi profesional. Penyusunan soal bukan sekadar membuat pertanyaan dan jawaban, melainkan membutuhkan ketelitian agar setiap butir benar-benar mampu mengukur kemampuan peserta didik secara tepat.

Melalui diskusi ini, semua guru berkomitmen untuk melakukan finalisasi dan penjaminan mutu naskah sebelum digunakan. Setiap soal diharapkan telah melewati proses telaah yang matang sehingga dapat mendukung pelaksanaan asesmen yang objektif, berkualitas, dan sesuai dengan prinsip pembelajaran.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud semangat kolaborasi antarguru. Dengan saling berdiskusi dan memberikan masukan, kualitas naskah dapat terus ditingkatkan.

Karena asesmen yang baik berawal dari soal yang baik. Dan soal yang baik lahir dari guru-guru yang mau terus belajar, berdiskusi, dan menyempurnakan karya bersama.

Melalui kegiatan ini, MIFABARA terus berupaya menghadirkan pembelajaran dan asesmen yang berkualitas demi mendukung tumbuhnya peserta didik yang berakhlakul mulia, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(nas)