Banjarnegara (Humas) – Tim Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening mengikuti kegiatan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Dusun Sampo dan Dusun Sangkanjaya, Desa Sirukun, Kamis (14/8). Kegiatan ini dihadiri sekitar 40–50 warga di masing-masing dusun, dengan materi yang berfokus pada pembinaan keluarga dan penguatan nilai keislaman.
Susmiyati, PAI KUA Kalibening, menyampaikan pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. “Bersyukur itu bukan hanya dengan lisan, tetapi juga dengan perbuatan. Keluarga yang pandai bersyukur akan lebih mudah menjaga keharmonisan dan memperoleh keberkahan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sarwono, PAI KUA Kalibening lainnya, memaparkan tentang konsep keluarga sakinah dan kaitannya dengan rezeki yang halal. “Keluarga sakinah dibangun dengan cinta kasih, saling menghormati, dan doa yang tidak putus. Rezeki yang halal menjadi penopang utama, sehingga rumah tangga terasa tenteram,” terangnya.
Dalam penyampaiannya, para penyuluh juga mengajarkan doa-doa kebaikan untuk keluarga, mulai dari doa keselamatan, kesehatan, hingga kelapangan rezeki. Warga tampak antusias, banyak yang mencatat dan mengulang bacaan doa secara bersama-sama.
Acara ditutup dengan diskusi interaktif antara warga dan penyuluh. Pertanyaan yang muncul seputar praktik syukur dalam kehidupan sehari-hari dan cara membina keharmonisan rumah tangga dijawab dengan penjelasan yang aplikatif. Sebelum berakhir, kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan keluarga dan kesejahteraan warga Desa Sirukun.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya nilai syukur, doa, dan keharmonisan dalam membangun keluarga yang berkualitas. (wha, azd)







