Banjarnegara – Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara kembali menunjukkan perannya dalam edukasi keagamaan dengan menjadi narasumber utama dalam pelatihan pemulasaran jenazah di Pondok Pesantren Daarul Faalah Merden Kecamatan Purwanegara pada Senin, 16/06/2025.
Kegiatan ini diikuti oleh para santri dengan jumlah 90 peserta yang antusias belajar tentang prosedur pemulasaran jenazah sesuai dengan syariat Islam.
Pelatihan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian serta ketaatan dalam menjalankan ajaran Islam, menjadikan para santri lebih siap dan berkontribusi bagi umat.
Dalam sesi pelatihan, narasumber dari KUA Purwanegara menjelaskan pentingnya memahami tata cara pemulasaran jenazah agar umat Islam dapat menjalankan kewajiban ini dengan benar. Materi yang disampaikan mencakup mulai dari cara memandikan jenazah, mengkafani, hingga pelaksanaan shalat jenazah dan prosesi pemakaman.
“Kegiatan ini bukan sekadar teori, tetapi juga praktik langsung agar para santri memiliki keterampilan yang bisa diterapkan di masyarakat,” ujar Imam Sarifudin Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara. Ia menekankan bahwa pemulasaran jenazah adalah ibadah yang bernilai pahala besar serta mencerminkan penghormatan terhadap sesama Muslim.
Para peserta diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi pemulasaran dengan bimbingan langsung dari narasumber. Mereka belajar bagaimana menangani jenazah dengan penuh ketelitian dan kesungguhan sesuai ajaran Islam.
Pimpinan Pondok Daarul Faalah Merden mengapresiasi keterlibatan KUA Kecamatan Purwanegara dalam kegiatan ini. Ia berharap agar kerja sama seperti ini dapat terus berlangsung guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan keagamaan bagi para santri.
Dengan adanya pelatihan ini, peran penyuluh agama semakin terasa sebagai pembimbing umat yang tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi masyarakat. (AK)
