Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara terus mengukir prestasi membanggakan, tidak hanya di bidang akademik dan olahraga, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan jiwa nasionalisme siswa. Bukti terbaru datang dari seleksi ketat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banjarnegara Tahun 2025, di mana delapan siswa-siswi terbaik MAN 2 Banjarnegara berhasil lolos dan akan menjadi bagian dari tim pengibar bendera pada upacara kemerdekaan mendatang.(15/6)
Sepuluh siswa terpilih ini terdiri dari tujuh putra dan tiga putri, menunjukkan keseimbangan dan potensi luar biasa dari madrasah ini. Dari kategori putra, mereka adalah Faeyza Andika Putra Perdana (X.1), M. Azzam Dzaky (X.1), Nahlyn Nafeeza Raziq (X.1), M. Abdurrahman (X.2), M. Anindya Rizqi Ramadhan (X.5), M. Ali Albarzanji (X.15), dan Reeham Wahyu Bintang Pratama (X.15). Sementara itu, dari kategori putri, nama-nama yang lolos adalah Sevilla Kareli S. Sukanto (X.1), Aenu Rizqi Amalia (X.5), dan Iftinan Humairoh Salsabil (X.8).
Keberhasilan jumlah siswa yang signifikan ini dalam seleksi Paskibraka menunjukkan bahwa MAN 2 Banjarnegara tidak hanya fokus pada pencapaian intelektual, seperti medali Olimpiade Sains Madrasah atau keberhasilan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri, namun juga sangat menekankan pada pengembangan fisik, mental, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Para siswa ini telah melalui serangkaian tes yang ketat, mulai dari fisik, mental, hingga pengetahuan umum dan baris-berbaris, yang semuanya menguji ketahanan dan integritas mereka.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya yang mendalam atas capaian ini. “Alhamdulillah, sepuluh siswa-siswi kami telah berhasil lolos seleksi Paskibraka Kabupaten Banjarnegara 2025. Ini adalah sebuah kehormatan besar dan bukti nyata dari kualitas pembinaan karakter di madrasah kami,” ujar Prihantoro Achmad.
Beliau juga menambahkan pesan khusus kepada para siswa yang lolos. “Kalian adalah duta-duta terbaik MAN 2 Banjarnegara. Manfaatkan kesempatan emas ini untuk belajar lebih banyak tentang disiplin, kerja sama tim, dan nasionalisme. Jaga nama baik madrasah, dan jadilah contoh yang baik bagi teman-teman kalian. Terus berlatih dengan sungguh-sungguh, dan tunjukkan yang terbaik saat pengibaran bendera pusaka nanti. Kami semua sangat bangga dengan kalian.”
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MAN 2 Banjarnegara, tetapi juga bagi seluruh Kabupaten Banjarnegara. Ini menunjukkan bahwa generasi muda madrasah memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, disiplin, dan cinta tanah air, sejalan dengan visi “Madrasah Hebat Bermartabat”. (ka)







