Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, kembali menyelenggarakan program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi para calon pengantin (catin) di wilayah kerja setempat, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis KUA dalam meningkatkan kualitas ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian. (24/4)
Hadir sebagai narasumber utama, Istiva Zakiyah, Penyuluh Agama Islam KUA Bawang, memberikan paparan mendalam mengenai persiapan mental dan spiritual sebelum memasuki gerbang pernikahan.
Dalam penyampaiannya, Istiva Zakiyah menekankan bahwa pernikahan adalah ibadah panjang yang memerlukan kesiapan ilmu, bukan sekadar kesiapan fisik atau finansial semata. Beliau menggarisbawahi bahwa konsep keluarga Sakinah, Mawaddah, warahmah harus diperjuangkan secara aktif oleh kedua belah pihak.
“Keluarga sakinah tidak datang secara tiba-tiba, melainkan harus dibangun di atas fondasi komitmen dan saling pengertian. Calon pengantin harus memahami bahwa konflik adalah hal yang lumrah dalam rumah tangga, namun cara kita mengelola konflik itulah yang menentukan ketahanan keluarga kita,” ujar Istiva Zakiyah.
Program Bimwin Mandiri ini dilaksanakan sebagai respons atas tingginya tantangan kehidupan berkeluarga di era modern. Dengan memberikan bekal yang komprehensif, KUA Bawang berharap para pasangan baru tidak hanya sah secara hukum negara dan agama, tetapi juga memiliki kesiapan mental yang matang.
Kegiatan yang berlangsung di aula KUA Bawang ini diikuti dengan antusias oleh belasan pasangan calon pengantin. Melalui sesi diskusi interaktif, para peserta diajak untuk membedah potensi masalah dalam rumah tangga dan mencari solusi bersama berdasarkan nilai-nilai agama dan sosial.
Dengan terlaksananya bimbingan ini, KUA Bawang menegaskan komitmennya dalam mengawal terciptanya keluarga-keluarga yang tangguh, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang harmonis dan sejahtera di wilayah Kabupaten Banjarnegara.
(FA/azd)







