Benteng Sikap Mental dan Moral Generasi Muda, KUA Kalibening Gandeng SMPN 6 Satap Lewat Program BRUS Berkelanjutan

Banjarnegara (Humas) – Empat Penyuluh Agama Islam pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara, yakni Sarwono, Ari Nurhidayah, Ngudi Rahayu, dan Susmiyati, melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Satu Atap (Satap) Kalibening di ruang pertemuan sekolah (14/10). 

Kerja sama ini bertujuan untuk menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) secara berkelanjutan bagi para siswa di sekolah tersebut. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama dalam membina karakter, moral, serta pemahaman keagamaan para remaja sejak dini. 

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kalibening, Sarwono mewakili tim penyuluh menyampaikan pentingnya sinergi antara instansi keagamaan dan lembaga pendidikan formal. Hal tersebut krusial guna membentengi para siswa dari berbagai dampak negatif pergaulan remaja di era digital. 

Beliau menekankan bahwa program BRUS tidak hanya berisi materi keagamaan, tetapi juga pembekalan mental dan etika. “Masa remaja adalah fase kritis pembentukan jati diri. Melalui bimbingan BRUS yang terencana dan berkelanjutan ini, kami ingin membekali para siswa dengan pemahaman agama yang kuat, kesadaran diri, serta benteng moral agar mereka mampu mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan,” jelasnya. 

Sementara itu, pihak sekolah SMPN 6 Satap Kalibening menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terjalinnya kerja sama resmi dengan KUA Kalibening ini. 

Kehadiran para penyuluh agama secara rutin diharapkan mampu membawa dampak positif yang nyata bagi perkembangan karakter para murid. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian KUA Kalibening. Semoga program BRUS ini dapat berjalan lancar dan menjadi sarana pembentukan karakter siswa yang berakhlak mulia serta berprestasi,” terangnya. 

(wha/azd)